Ada Banyak Alasan Memilih Motor Tunggangan, Tapi Alasan Ini Lucu Juga

RiderAlam.comBanyak alasan kenapa seseorang memilih sepeda motor merk tertentu untuk digunakan harian. Sebut saja harga yang murah, desain yang lebih sreg di hati, fitur yang lebih lengkap hingga fanatik terhadap merk tersebut. Heemmm…

Nah, tadi siang pas pulang kerja begitu sampai rumah RA kedatangan seorang kerabat jauh, masih kuliah. Dalam hati RA berpikiran tumben nih anak kemari, ada apa gerangan? Akhirnya tanpa basa-basi, kerabat RA tersebut, sebut saja Ari namanya, bilang “mas, saya pinjam box-nya ya, mau touring nih”.

image

RA tidak langsung mengiyakan, sebab tak perhatikan motor yang dibawanya adalah Honda BeAt injeksi warna putih, langsung RA jawab, “lho, behelnya (bracket) gak sama Ri, kamu harus beli behel khusus BeAt baru box-nya bisa dipakai”. Bla bla bla….

Iseng-iseng RA tanya, kenapa beli BeAt (sebab sebelumnya yang RA tahu nih anak naiknya Vega ZR), sedangkan secara postur lumayan tinggi, ya untungnya masih kurus jadi ga terlalu kebanting BeAtnya :D. Dia menjelaskan alasannya ada dua kenapa milih BeAt.

image

Yang pertama, orang tuanya gak mungkin beliin NVL, padahal dia pengen beli SOHC 5 Speed itu. “Bapak gak mungkin beliin vixion baru mas, makanya pilih BeAt saja wis”, gitu katanya. Kasihan juga sih hehehe…. faktor harga memang susah dibohongi, selisih nyaris 10 juta antara BeAt FI dan NVL merupakan angka yang cukup besar. RA salut sama dia sebab tidak merengek-rengek untuk memaksa ortunya belikan NVL. Dia sadar kemampuan ekonomi ortunya.

Alasan kedua ini yang lumayan bikin kening RA berkerut. Ketika dia bilang alasan pertama tadi, RA coba pancing dengan pertanyaan “koq gak ngambil Vario, kan lebih besar tuh bodinya?”. Jawabannya adalah “gak mas, gak ada clubnya disini!”. Nah lho, nihilnya klub motor di daerahnya menjadi alasan kenapa seseorang tidak beli motor tersebut. “Padahal saya sebenarnya pengen Vario mas,” lanjutnya.

image

Weleh-weleh, beli motor “hanya” karena ada klub motor itu di daerahnya, bukan karena keinginan sendiri hehehe…. lucu juga maklum belum dewasa ambil keputusan, jadi masih ngikut-ngikut orang lain. Tapi tetap salut dengan dia, motornya lengkap, spion dua, ban standar, lampu sesuai aturan dll. Padahal tidak sedikit anak seusianya yang punya motor dah gak karuan modifannya, gak safety.

Ya, itulah kehidupan. Terkadang tidak semua yang menurut kita pribadi benar, menurut orang lain juga benar. Sudut pandang berpengaruh. Imho.

Baca Juga:
[display-posts tag=modifikasi]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Twitter: @karismapr
e-mail: karis.nsz@gmail.com

Advertisements

28 Comments

  1. Saya gak pilih matic karena matik kekecilan, sekalinya gede eh joknya keras, dan sekalipun nyaman ehhh adanya matic 500cc. Gak kuat

  2. Apapun alasan anak itu tetap saya acungkan JEMPOL,
    anak yang nurut dan berbakti pada orang tua.
    Saya doakan semoga Ia dapat meraih motor impiannya
    dengan uang sendiri.

    jadi keingat masa remaja, saya tetap enjoy dengan motor honda grand
    padahal yang lain bangga naik Yamaha F1, king, Ninja atau Tiger. Padahal bila saya minta pasti akan dibelikan, tapi saya enggak mau merepotkan mereka.
    saya hanya meminta ortu untuk mendoakan kebaikan untuk saya.
    Alhamdulillah, Impian saya memiliki 4 motor dari brand motor jepang berbeda
    kesampaian, semuanya pake duit sendiri.

    http://yudha79.wordpress.com/2014/03/03/yamaha-r15-di-bawah-30-juta-rupiah-sepertinya-iya/

Comments are closed.