KPI Sanksi Yuk Keep Smile (YKS) Trans TV, Terlalu Ringan Bos…!!

image
Yuk Keep Smile (kompasiana)

RiderAlam.comSatu jam tiga puluh menit selama tiga hari mulai 14 – 16 Maret 2014. Itulah sanksi pengurangan jam tayang YUK KEEP SMILE (YKS) di Trans TV dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang dibacakan Ketua KPI Pusat di Jakarta, Kamis (13/3). Sanksi tersebut diberikan sebagai imbas dari salah satu episode YKS dimana saat itu ada seorang penonton yang menyebutkan alat kelamin pria.

“KPI Pusat telah menemukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 pada Program Siaran YKS yang ditayangkan TransTV pada 22 Februari 2014, mulai pukul 19.12.

Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas ketentuan perlindungan anak, ungkapan kasar, norma kesopanan, dan penggolongan program siaran ~ Judhariksawan, Ketua KPI Pusat

Dari Yuk Kita Sahur menjadi Yuk Keep Smile

YKS yang awalnya singkatan dari “Yuk Kita Sahur” pertama kali tayang saat acara sahur Ramadhan lalu. Lewat goyang “Buka Sitik Joss” yang dipopulerkan Caesar, akhirnya YKS menjadi fenomena sebuah acara televisi. Setelah sukses lewat “Yuk Kita Sahur”, Trans TV kemudian mengadopsi acara YKS Sahur tersebut menjadi “Yuk Keep Smile”, yang berasal dari ucapan Caesar pertama kali sebelum mengajak audience bergoyang. Akhirnya, perkembangan terkini YKS menjadi acara prime time yang tak tanggung-tanggung memiliki durasi tayang 4,5 jam tiap malam!

Disinilah masalah mulai datang. Durasi yang terlalu panjang membuat orang tua menjadi khawatir anak-anak betah nongkrong depan TV mlototin Caesar dkk dan pada akhirnya malah mengabaikan belajar.

Ajang Legalisasi Bullying

Tidak kalah parahnya adalah YKS menjadi ajang bullying. Kata-kata hinaan dan tindakan bully walau dikemas dalam koridor becanda tetaplah menjadi sebuah ketidakpatutan untuk dilakukan, secara live pula. Padahal di banyak negara segala aktivitas bullying sedang galak-galaknya diberantas. Di Indonesia malah seolah-olah dilegalkan, hanya becanda kilahnya. What the hell becanda!

image
Bullying dan Banci-Bancian mendominasi YKS (simomot)

Bagi RA goyang YKS adalah sebuah kreativitas yang layak diacungi jempol, namun bumbu-bumbu guyonan yang dilakukan para pelaku YKS sudah tidak masuk di logika untuk dilakukan di depan banyak orang. Bullying, banci-bancian, menyakiti perasaan, mengejek fisik orang lain, dan sejenisnya harusnya sudah mulai dihilangkan dari wajah pertelevisian tanah air. Namun, apa daya justru acara-acara seperti itu yang saat ini digemari banyak orang, termasuk ABG dan anak-anak. Dan pihak televisi seolah-olah menutup mata akan dampak sosial dari acara yang mereka buat, yang penting rating tinggi, slot iklan banyak, anjing menggonggong khafilah berlalu.

Sanksi Ringan

Sanksi yang diberikan KPI Pusat kepada YKS patut kita apresiasi walaupun sebenarnya itu sangat…sangat ringan sekali. Durasi 4,5 jam dikurangi 1,5 jam berarti masih ada 3 jam untuk kembali melakukan bullying, itupun hanya 3 hari. Apa kata dunia?!

KPI seharusnya memberi sanksi yang jauh lebih berat. Penghentian masa tayang misalnya selama sebulan atau kalau masih bandel, bredel saja dari layar kaca. Kalau berani sih….. sebab masa depan anak-anak kita terlalu murah untuk digadaikan oleh acara-acara tak bermutu seperti itu.

Tapi, inilah Indonesia brosis. Negara dengan semua hal-hal yang sepertinya tidak mungkin terjadi atau tidak masuk di logika untuk terjadi, namun tetap terjadi juga. Miris!

Sumber

Baca Juga:
[display-posts tag=indonesia]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Twitter: @karismapr
e-mail: karis.nsz@gmail.com

Advertisements

51 Comments

  1. prime time harusnya diisi dengan acara yg berat2, berita atau apalah, pokoknya yng sekiranya anak2 ngga suka. biar anak2 ga nonton tv tp mengaji atau belajar. hihihi :mrgreen:

  2. saya aih g masalah sama yks..

    tapi melihat banyaknya pelanggaran kok ya jadi setuju aja kalau yks diksi sanksi lebih berat.
    bukan cuma sanksi,perilku dan sopan santun para pemain yks juga harus dibenerin.

  3. Seharusnya tidak hanya YKS yang terkena teguran dan sangsi
    Kalau KPI obyektif, maka seharusnya acara sejenis dari tivi lain
    juga seharusnya diberi sangsi juga…PESBUKERS juga sama,
    sebagian pemain dan format acaranya juga sama…

    Hanya kalah tenar dengan YKS, maka YKS yang dipermasalahkan.
    Ada apa dengan KPI?
    Lhaaaaa…malih takon pisan iki :mrgreen:

  4. bosenin, acara joget, gila-gilaan, sama curhat host dan kru-nya sampe jam dua belas malem….jian nggilani…..
    padahal dulu bioskop-nya dah bagus cuma pelemnya aja yang bisa diputer sampe hafal…..
    nasib engga bisa langganan tipi kabel ya bgini

  5. ane malah ngak pernah nonton acara yang namanya YKS….ane lebih suka nonton ILK 😀
    #seventeen years old….cimahii 😀

Comments are closed.