Wacana Pembatasan Top Speed Motor, Serius Nih?

ktm indonesia

image

Rideralam.com – Pagi-pagi sudah disuguhi kabar tentang wacana pembatasan kecepatan sebuah sepeda motor yang sedang digulirkan Kementerian Perhubungan Indonesia oleh tmcblog. Apalagi ini?

Seperti yang sudah-sudah, peraturan atau kebijakan yang dibuat oleh pemerintah selalu bagus, sangat bagus malah. Termasuk rencana pembatasan top speed motor ini, jelas tujuannya sangat baik yaitu menjaga keselamatan dan keamanan pengendara di jalan raya. Secara logika dengan dibatasi kecepatan sebuah sepeda motor, maka laju motor akan sedikit dihambat sehingga potensi kecelakaan bisa diminimalisir. Namun, apakah semudah itu aplikasinya di lapangan?

Masih ingat dengan peraturan yang dibuat menyoal ambang batas suara knalpot? Atau soal AHO yang sudah diterapkan? Bagaimana hasilnya? Silahkan brosis jawab sendiri. RA lihat dijalanan penindakan pihak kepolisian hanya hangat-hangat tahi ayam. Penindakan sifatnya sporadis, hanya tertentu saja misalnya saat operasi lalin gabungan. Selebihnya, cincay lah…

Bukan underestimated dengan semua peraturan yang dibuat pemerintah, namun jika mau mengaca pada pengalaman yang sudah-sudah, agak sulit untuk mengatakan peraturan ini akan berhasil diaplikasikan.

Lalu, sarannya seperti apa? Oke, jika peraturan itu memang sullit dibendung untuk dijadikan undang-undang, maka perlu diperhatikan langkah selanjutnya di lapangan. Bagaimana mengukur top speed sebuah sepeda motor yang sedang melintas? Speed trap? Sudah direncanakan untuk memiliki alat tersebut? Proyek maneh… ajang bancakan polisi lagi… hemmm…

Apakah tidak lebih baik jika memperketat pemberian SIM saja. Atau buat model seperti di negara-negara Eropa yang memberlakukan SIM bertingkat untuk sepeda motor, batasi saja power motornya dan umur pemakainya. Bukannya ini lebih mudah penerapannya sebab melalui satu pintu dan sebagai pintu utama kontrol di lapangan.

Ayolah, buatlah peraturan atau undang-undang secara komprehensif. Tidak saja membatasi sesuatu tanpa memberikan solusi efek sampingnya. Imho.

Baca Juga:
[display-posts tag=indonesia]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Contact me on:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
whatsapp: +628 77 1 2727 000

Advertisements

9 Comments

  1. nah ane sepemikiran..masalah knalpot aja blm ada realisasi…apalagu mau membatasi kecepatan.tapi kalo bisa sih bagus, minimal nyebrang jd mudah..

Comments are closed.