“Honda Bentuk Opini Publik Dengan Bantuan Blogger, Yamaha Dengan Dealer”, Siapa Yang Unggul?

image
Honda Vario 150, banyak blogger memujinya

Rideralam – Minggu pagi yang cerah nih bro di Situbondo setelah semalam hujan mengguyur lumayan lebat. Masih “woww” ingat hasil obrolan dengan tetangga soal blogger dan Yamaha (selengkapnya di sini). Ada yang berkomentar bahwa memang antara Honda dan Yamaha ada kebiasaan yang berbeda terkait strategi jualan mereka. Berikut komentar bro st3v4nt:

“Loh kan jelas bro kebijakannya, Honda
membentuk opini publik dengan bantuan blogger, kalau Yamaha membentuk opini publik dengan bantuan dealer….wkwkwkwkwkwkw”

Walaupun terkesan becanda dengan kalimat yang disampaikan, namun terlihat arah perkembangannya memang ke arah sana. Honda cenderung merangkul blogger (tidak peduli blogger besar maupun yang akan besar, blogger hits ratusan ribu hingga ribuan saja perhari) sedangkan Yamaha cukup mengandalkan jaringan dealernya guna membentuk opini publik.

Sebuah opini publik memiliki kekuatan sangat besar lho dalam mengarahkan sebuah kabar atau news. Andai dimisalkan ada sebuah motorsport baru berwarna pink (motorsport koq pink), lalu dari 1000 orang yang ditanya warna motor pink tersebut, 999 diantaranya mengatakan bagus, maka publikpun akan menerima bahwa motorsport pink memang bagus, lha yang bilang gak bagus hanya 1 orang. Pun demikian jika Honda memainkan peran blogger dalam menyampaikan keunggulan maupun kekurangan produknya, maka biasanya blogger akan mengatakan yang sesuai dia rasakan.

Mungkin memang sisi kelemahan tidak terlalu di ekspose tapi ketika semua blogger memblow up keunggulan produk itu maka masyarakat akan menilai produk Honda memang bagus dan unggul, blogger saja mengatakan demikian. Kira-kira begitu. Lalu, bagaimana dengan dealer yang mengatakannya ke masyarakat soal keunggulan dan kekurangan produk jualannya?

Belum menjelaskan saja bisa jadi masyarakat sudah akan membentengi dirinya dengan mindset “namanya sales/dealer pasti yang diceritakan kelebihannya mulu, mana mau mereka menjelaskan kekurangan produk sendiri”. Nah, jika ini sudah terjadi ya salaamm… brosis sudah tau dong siapa pilihan sang calon konsumen?!

Boleh jadi kondisi di atas sedang terjadi di area Jawa Timur. Bahkan, seorang teman blogger sampai mengatakan “Yamaha gak butuh blog kecil… ini sudah terbukti di jatim…. ya sekarang lihat sendiri MS “Y” belakangan, khususnya di Jatim”. Sebagai informasi marketshare Honda di Jatim sudah mencapai kisaran 70%-an.

Di sini RA bukan mengatakan blogger merupakan penentu keberhasilan penjualan sebuah brand motor, namun peran blogger melalui tulisan-tulisannya di blog dengan pengunjung ribuan setiap hari tidak bisa dianggap sebelah mata. Bukan blogger ternak lho, tapi blogger yang menuliskan berita apa adanya namun dengan style dan permisivitas yang beda-beda tergantung pribadi masing-masing. Lagipula dengan melibatkan blogger dalam sebuah liputan akan menghemat biaya promosi lho, murah meriah bahkan gratis. Situ butuh publikasi, kita butuh artikel, klop bukan?

[display-posts tag=rideralam]

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
blog: http://rideralam.com || http://sportupdate5.com

Advertisements

15 Comments

  1. Nah setuju nih dengan opininya kang. Biarpun banyak blogger yg belum terlalu besar, tapi kalau pada mereview hal yang positif akan sebuah produk dari merk tertentu, hasilnya bisa juga massif. Soalnya di era digital gini, banyak juga calon konsumen yang akan membeli motor, search informasi di internet dahulu, sebelum memutuskan pilihan.

  2. Gak peduli setelah gw komen ini mau dibilang blogger ternakan AHM atau kagak, orang sirik akan selalu liat permukaannya doang kan? Wkwkwkk…
    Gini, kita mau dapat ikan banyak mending pake pancingan 1-3 biji atau tebar jala? Mana lebih efektif? Nah AHM itu tebar jala, mereka merangkul semuanya… (Ya gak semua, tp banyak mksdnya)…

    Tp ga bisa disalahin, dana emang harus kuat sih intinya…

  3. Y menggunakan strategi mempertahankan konsumen yang dimiliki dan rata2 spare part Y lebih tersedia di dealer dari pada H, yang terkadang mekanik H harus beli spare part di luar dealer.
    cmiiw

  4. Apa gak kebalik, bero? Honda maen blogger baru kemaren2 kan. Sebelumnya boro2. Nyadarnya slalu telat, ya Honda ….

  5. Yamaha jgn lg blogger, lha wong dia rangkul person per person untuk bikin berita tentang Yamaha di blog pribadi, facebook atau tweetr…. ada duitnya lhoo Bro, temen ane salah satu anggotanya. Honda udah sampe ke st kreativitasnya? Kayaknya belum ….

Comments are closed.