Gara-Gara Kelamaan Inden CBR150R Lokal, Masbro Ini Banting Stir Pilih Yamaha NMax. Kenapa Pilih NMax?

image
Yamaha NMax putih menjadi pilihan Bro Elwidya Rosyid setelah dibikin PHP oleh CBR150R Repsol

Rideralam – Di tengah persaingan yang semakin dinamis dimana antara produk satu dengan lainnya nyaris setara, baik kualitas maupun kuantitas, maka harus ada sesuatu yang berbeda yang dimiliki produsen dalam rangka menggaet konsumen. Saat yang satu tidak optimal dalam pelayanan, maka sangat besar kemungkinan calon konsumen akan berpaling ke kompetitor yang menawarkan pelayanan lebih prima. Seperti yang dialami bro Elwidya Rosyid berikut ini.

Bro Elwidya di status facebooknya mengatakan gara-gara inden CBR150R lokal 2 bulan tidak datang-datang, akhirnya banting stir menjatuhkan pilihan ke kompetitor yakni Yamaha NMax. Koq bisa ya Honda sampai inden? Ternyata, usut punya usut bro Elwidya memesan CBR150R Lokal versi Repsol sejak Desember 2014. Dan setiap ditanya ke dealer tempat dia order jawabannya sama masih belum datang. Sekalinya datang punya orang lain.

“Iya inden, sejak 20 desember 2014.. Ane inden yg repsol.. Yg dateng warna non repsol mulu.. Sempat liat kmaren dateng repsol, tpi kata dealer itu pesenan FIF.. Emosi di PHP in mulu.. Akhirnya ambil NMAX, eh malah lebih joss.. 😀 “, demikian jawab bro Elwidya saat RA tanyakan mengapa CBR150R bisa inden.

image

Memang, saat ini konsumen memiliki alternatif pilihan kuda besi yang sangat banyak. Walaupun mungkin memang tidak setipe (motorsport dengan skutik sport misalnya) namun dengan range harga yang terpaut tipis kemungkinan beralih ke pilihan lain sangat logis dilakukan.

Lalu, mengapa setelah melepas kemungkinan mendapatkan CBR150R Lokal malah memilih NMax, bukannya Vario 150 yang masih satu produsen. Rupanya, bro Elwidya ini bukanlah dari aliran fansboy merk tertentu. Dia mengatakan bahwa Vario 150 masih terkesan skutik biasa layaknya skutik-skutik entry level lainnya sedangkan NMax memiliki sesuatu yang beda.

“Kalo saya kepincut sama body bongsor, rem dobel cakram abs, velg dan jok lebar.. Enak buat jalan2..”, ujar Bro Elwidya mengapa memilih NMax.

image

Heemm… selera konsumen memang macam-macam. Tugas produsenlah mengejawantahkan keinginan konsumen ke dalam sebuah produk yang terbaik pastinya.

Btw, harga NMax di Solo ternyata 27,9 juta atau lebih mahal 500 ribu dari harga Jakarta namun masih lebih murah 200 ribuan dari area Jawa Timur.

[display-posts tag=nmax]

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
blog: http://rideralam.com || http://sportupdate5.com

Advertisements

5 Comments

    • wah jangan mas, sawah bisa ngidupin kita tp Nmax kita yg harus ngidupin dia, blm klo dia suka ngambeg…

Comments are closed.