20.000 km Genza, Tensioner Patah!

aerox.gif

nmax-genza-di-sjembatan-sliwung-situbondo.jpg.jpeg

Brosis, si Genza alias Black NMax Non ABS lansiran 2015 akhir sudah lebih dari setahun menemani aktivitas harian. Odometer sudah menunjukkan angka 20 ribu km (jangan diketawain ya, maklum gak pernah turing). Selama kurun waktu tersebut nyaris tidak ada ubahan besar pada part-part Genza. Namun, kira-kira sebulan lalu si Genza mengalami ubahan part bernama tensioner. Duaarr… 

Awalnya, sebelum mengetahui bahwa tensioner si Genza rusak, RA tengah membawa si kakak (Rafif) jalan-jalan ke rumah utinya. Jarak tempuh sekitar 10 km. Nah, baru mencapai 2 km-an tiba-tiba di bagian cvt muncul suara keras seperti suara helikopter. Kirain ada plastik atau kresek nyangkut sebab bunyinya mirip. Berhubung nanggung, tetap gas saja menuju sisa 8 km. Sepanjang perjalanan, suara helikopter makin keras apalagi ketika gas dilepas. RA terus pacu si Genza agar cepat sampai. Tapi tentu saja kekuatiran akan sesuatu yang lebih buruk terjadi pada Genza terus memenuhi otak. Beruntung, sesampainya tujuan Genza masih utuh dan segera RA kandangkan.

Sempat berpikir bagaimana caranya membawa si Genza ke bengkel. Maklum, jaraknya lumayan jauh. Dipaksa gaspol tentu sangat beresiko besar, didorong jangan sampailah… beraaat, panggil mekanik langganan belum tentu juga bisa beres, akhirnya telpon supervisor bengkel resmi Yamaha depan pom panji untuk cerita kondisi sebenarnya, beliau dengan tanggap langsung menawarkan untuk menjemput Genza dengan mobil dealer. Oke deh, deal.

Baca Juga

[display-posts tag=”genza” posts_per_page=”4″]

Siang hari selepas ijin dari kantor, Genza dijemput oleh beliau dan kru. Dua jam kemudian ada kabar bahwa Genza sudah kembali sehat. Beliau mengatakan tensioner Genza mengalami patah. Yo wis, segera diganti dengan tensioner baru dan membayar sekitar 100 ribuan Rupiah untuk harga tensionernya dan sekitar 40 ribu Rupiah untuk biaya pasangnya. Akhirnya, Genza kembali normal seperti sedia kala.

Apakah normal tensioner patah di odometer 20 ribuan? sebagai informasi bobot RA dan istri jika boncengan sekitar 200 kg hahaha… jumbo family, bro.

RA

Advertisements

9 Comments

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Cerita Genza Ganti Ban Belakang Ori, Harga di Toko dan Dealer koq Beda Gitu ya? | rideralam.com
  2. Tinggalkan Yang Ori, Genza Pakai Tensioner kw | rideralam.com

Comments are closed.