Daripada Si Ono, Mending Si Itu… Ujung-Ujungnya Gak Beli Juga wkwkkwk…

Lagi ramai pameo “daripada si ono mending si itu”, “daripada CBR250RR mending motuba”, “daripada All New R15 mending R25 seken” hehehehehe… ada-ada saja ya. Tapi, menarik juga untuk dibahas lebih lanjut tapi tentu saja versi RA. Lanjut…

Semua bermula ketika ada produk baru dengan harga lumayan tinggi mepet dengan harga seken produk yang lebih tinggi kelasnya. Betul, pameo itu parameternya cuma satu, harga! Padahal tidak sesimpel itu…

Setdah… serius amir cak sampe dibahas begitu. Hehehehe… anggap saja lagi gak punya ide nulis, bro jadi ya yang beginian sampai diulas juga hahahaha

Oke, daripada CBR250RR seharga 60 jutaan, mending motuba harga sama bebas kehujanan, bebas kepanasan, bisa bawa banyak anggota keluarga ~ contoh 1

Hah? All New R15 34 jutaan? Mending R25 seken seharga 35-40 jutaan; 250cc, dua silinder, lebih gaya, lebih macho dan lebih berkelas ~ contoh 2

Kira-kira dua contoh di atas bisa mewakili “daripada si ono, mending si itu”.

Tapi, apakah sudah benar membandingkan dua produk beda kelas di atas? Jika alasannya karena lebih gaya lah, lebih macho lah, bebas panas, bebas kehujanan bla bla bla… oke, benar-benar saja lah. Terus, bagaimana jika parameter besaran pajak tahunan, biaya perawatan harian, biaya bahan bakar, kebutuhan oli dan lain semacamnya dipertimbangkan? Masih mau mengatakan mending si ono daripada si itu?

Kalau dipikir-pikir yang menganut aliran daripada si ono mending si itu biasanya dananya terbatas. Tidak bisa membeli dua-dunya, harus memilih salah satu, tapi juga harus mempertimbangkan kebutuhan orang-orang di belakangnya (baca keluarga). Contohnya RA, andaikan punya uang 70 juta Rupiah. Dalam hati inginnya CBR250RR, tapi kebutuhan harian lebih mengarah ke sebuah motuba. Akhirnya, mulai berpikir daripada si ono mending si itu, lebih bla bla bla… tapi diending akhirnya gak beli dua-duanya. Alasannya ada di atas, CBR250RR egois, menang sendiri, kapasitas terbatas. Motuba pajak mahal, biaya perawatan tinggi dan sejenisnya. Eman-eman uangnya, mending dibuat modal usaha jualan jilbab misalnya.

Namun, ada juga orang yang dananya melimpah tapi juga menganut aliran daripada si ono mending si itu. Nah, kalau yang ini sebenarnya bisa membeli dua-duanya tapi dia lebih memilih tidak dua-duanya. Dia menganut aliran itu karena hanya buat seru-seruan, sarkasme, sindiran, bikin ramai dan hanya ingin eksis. Nah, yang begini ini biasanya yang membuat geger jagad dumay. Namanya juga iseng, gak ada beban, gak mikir apa efeknya ke calon konsumen dan produsen. Jadi, intinya sama-sama gak beli wkwkwkwk

Jadi, daripada CBR250RR mending motuba? Atau daripada R15 mending R25? Gak semuaaaa hahahahaha
RA

Advertisements

3 Comments

Comments are closed.