Jatuh Saat Memimpin Balapan, Zarco: "Salah Saya, Tapi Saya Tidak Rugi"

Cerita seru pasca seri perdana MotoGP 2017 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar masih belum usai. Yang penasaran ingin tahu kenapa Johann Zarco tanpa angin tanpa hujan tiba-tiba jatuh ketika memimpin jalannya balapan silahkan lanjutkan baca kata demi kata tulisan ini. Siapa tahu bisa menghilangkan rasa kepo brosis sekalian, sama halnya ketika RA juga kepo sebelumnya.

Johann Zarco yang start dari baris kedua, tepatnya posisi keempat, tampil sensasional selepas start di GP Qatar, Senin (27/3). Sempat berada di belakang Andrea Iannone, Zarco akhirnya benar-benar memimpin balapan sejak lap kedua. Yuhuurookie MotoGP 2017 berada di depan pembalap-pembalap senior MotoGP bahkan gap dirinya dengan pembalap di belakangnya semakin melebar. RA mencatat hingga lap ke-5 jelang masuk ke-6 ada jarak sekitar 1,9 detik antara Zarco dengan posisi kedua yang ditempati Marc Marquez kala itu.

Siapa yang akan menyangka anak baru MotoGP tiba-tiba sudah merengsek di depan dan meninggalkan jagoan-jagoan MotoGP seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso bahkan pembalap anyar nan fenomenal Yamaha, Maverick Vinales sang pole. “Gak sopan” hehehehe
Pembalap Tech 3 ini terlihat sangat nyaman di depan dan terus mengembangkan kecepatannya meninggalkan rombongan di belakangnya.

“Saya sudah siap sebelum balapan. Start dari baris kedua membuat saya bertekad mengejar pembalap papan atas. Dan saya sempat melakukannya dengan baik di awal-awal lomba. Saya sangat percaya diri, dan merasa lebih baik dari yang lain. Saya sangat nyaman di atas motor dan terus membuat jarak dengan pembalap lain”, demikian ujar Zarco dikutip dari Motorsport.

Baca Juga
[display-posts tag=”motogp-2017,johann-zarco” posts_per_page=”4″]

Namun, seperti yang brosis ketahui bersama, aksi sensasional Zarco hanya bertahan hingga lap ke-6 tepatnya di tikungan kedua. Zarco, yang tengah sendirian di depan tiba-tiba terjatuh alias ndlosooorr hingga berakhir di gravel bersama Yamaha M1-nya. Siapapun yang menonton pasti akan kaget, “lhoooo…. kenapa jatuh? Duh sayang ya…” kira-kira begitu ekspresi RA saat menyaksikan momen itu.
Menanggapi penyebab Ia terjatuh, juara Moto2 dua musim terakhir itu mengatakan bahwa itu murni kesalahannya sendiri.

“Saya sebenarnya tidak mau terburu-buru di seri perdana MotoGP ini. Tapi, Saya terlalu keras mengerem di tikungan kedua karena sedikit melebar, akhirnya itulah yang menyebabkan saya terjatuh”, terang Zarco.

Kesalahan itu membuat pembalap Prancis berusia 26 tahun itu mengambil pelajaran penting. Ia gagal melakukan debut gemilang di musim perdananya di MotoGP.

Namun, walaupun sangat kecewa dengan yang dialaminya, Zarco mengaku mendapat banyak pelajaran berharga.

“Saya tidak merasa rugi. Malah dapat banyak pelajaran. Saya sangat positif dengan hasil ini. Saya menikmatinya dan merasa semakin kuat untuk ke depan,” ujar Zarco.

“Bisa jadi ini adalah batasan seorang debutan MotoGP, dan saya memilih menerimanya”, tutup Zarco.

Betul itu, walau harus mendapatkan hasil buruk, namun pembalap hebat adalah pembalap yang bisa memetik pelajaran dari kegagalannya agar semakin kuat ke depannya. Zarco telah berhasil mencuri perhatian publik pecinta MotoGP di seri debutnya. Kita tunggu saja seperti apa hasil “belajarnya” di seri kedua nanti di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina 9 April mendatang.

RA

Credit: motorsport.com, liputan6.com, motogp.com

Advertisements