Jelang MotoGP Argentina 2017: Valentino Rossi Diambang Sejarah Baru!

Valentino Rossi tengah menatap sejarah baru di MotoGP yakni penampilan ke-350 sepanjang karirnya di dunia balap Grand Prix. Sebuah angka yang akan sulit kita jumpai lagi beberapa tahun mendatang dari pembalap lain.

The doctor, Valentino Rossi melakoni debut grand prix tahun 1996 di kelas 125cc di Sirkuit Shah Alam, Malaysia. Sejak saat itu, Rossi tidak pernah melewatkan satu seripun hingga naik kelas ke MotoGP. Ironisnya, rekor non stop Rossi akhirnya terhenti di rumahnya sendiri di Sirkuit Mugello, Italia musim 2010. Kala itu Rossi mengalami kecelekaan hebat hingga membuatnya absen setidaknya 4 seri; Italia, Inggris, Belanda dan Catalunya akibat cedera pergelangan kaki.

Hebatnya lagi, sepanjang 22 tahun karirnya itu Rossi sama sekali tidak pernah tidak naik podium walaupun cuma sekali tiap musimnya. Rekor podium “terburuknya” terjadi tahun 2011 kala memperkuat tim Ducati. Ironis, Mugello dan Ducati adalah satu kebangsaan dengan Rossi. Sepertinya Rossi apes dengan yang berbau Italia nih.
MotoGP Argentina tahun ini merupakan grand prix ke-888 kali sepanjang sejarah keberadaan balap grand prix. Ini berarti Rossi telah berpartisipasi sebanyak 40% dari total keikutsertaannya. Grand prix pertama kali dimulai tahun 1949.

Baca Juga
[display-posts tag=”motogp-2017″ posts_per_page=”4″]


Sepanjang 349 kali keikutsertaannya di balap grand prix, the doctor yang saat ini berusia 38 tahun, telah meraih 222 podium diantaranya 114 kali podium satu, 61 kali runner up dan 47 kali podium tiga. Raihan titelnya adalah 1 kali juara dunia kelas 125cc, 1 kali juara dunia 250cc dan 7 kali juara dunia 500cc/MotoGP. Kemenangan perdananya diraih di tahun debutnya 1996 di seri Brno, Rep. Ceko di kelas 125cc.

Musim ini menjadi musim ke-8 Rossi sejak terakhir kali juara dunia tahun 2009, untuk mengejar titel ke-10 sepanjang karirnya. Dalam usianya yang nyaris 40 tahun apapun yang akan diraih di ujung musim ini kita semua patut memberikan apresiasi untuk seorang the doctor. Bersaing dengan pembalap-pembalap muda, bahkan seorang Maverick Vinales sang tandem selisih usia keduanya mencapai 16 tahun, Rossi masih bisa berdiri sejajar di podium dan itu bukanlah sebuah hal yang biasa. Rossi memang telah mendedikasikan lebih dari separuh hidupnya untuk dunia balap yang Ia cintai. Jadi, siapapun yang dengan cara apapun berusaha mencegahnya meraih mimpi kesepuluhnya tentu adalah hal yang sangat keji.

Baca Juga
[display-posts tag=”valentino-rossi” posts_per_page=”4″]

Bukan berarti membiarkan Ia meraih titel juara tanpa perlawanan, tentu bukan dan RA yakin Rossi juga tidak mau seperti itu, tapi berikanlah rasa hormat kepada seorang legenda hidup MotoGP dengan memberinya sebuah persaingan yang wajar dan normal tanpa intrik busuk. Go Rossi!!!
-RA-


Credit: okezone.com, motogp.com, crash.net

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Jelang MotoGP Atgentina 2017: Bertekad Naik Podium Lagi, Ini Yang Dikhawatirkan Rossi | rideralam.com

Comments are closed.