Hujan dan Kabut Tebal Bikin GP China Kacau

Kekacauan terjadi di seri kedua Formula 1 (F1) di Sirkuit Shanghai, China yang berlangsung Jumat (7/4). Penyebabnya adalah cuaca buruk yang melanda sirkuit. Hujan dan kabut tebal membuat latihan bebas pertama terganggu.

Gangguan terjadi sejak latihan bebas pertama (FP1). Bahkan dua kali red flag sempat dikibarkan karena situasi sudah dianggap membahayakan pembalap untuk turun ke lintasan. Sesi sempat mundur 45 menit untuk memastikan kondisi memadai bagi pembalap turun ke lintasan.

Namun, tak berselang lama, race direction kembali menghentikan jalannya latihan. Penyebabnya cuaca di Shanghai memburuk. Kondisi yang membuat helikopter medis tidak bisa mendarat.

Dari 20 mobil yang turun di FP1, jumlah putaran yang mereka lakukan hanya 88 lap saja dengan jarak total 473 km saja, padahal di hari yang sama saat GP Australia jarak tempuh pembalap mencapai 5.024 km.

Max Verstappen menjadi yang tercepat. Pembalap Red Bull-TAG Heuer itu mencatat waktu 1:50,491 dengan menggunakan ban intermediet. Lebih cepat 1,5 detik dari posisi kedua yang ditempati Felippe Massa, pembalap Williams-Mercedes.
Akibat cuaca buruk ini juga FIA akhirnya memutuskan membatalkan FP2 setelah menerima laporan cuaca dari otoritas bandara setiap 10 menit. Keputusan itu diambil setelah 90 menit seharusnya FP1 berjalan namun kondisi tidak juga membaik. Bahkan sempat muncul wacana untuk memajukan jadwal race menjadi hari Sabtu karena cuaca diperkirakan lebih baik dibanding Minggu (9/4). Namun FIA yakin cuaca di hari Minggu akan lebih baik.

-RA-

Credit: Jawa Pos edisi cetak Sabtu (8/4)

Advertisements