Bikin All New Vixion 2 Tipe, Yamaha Harus Waspadai Kelemahannya Selama Ini

JAKARTA, Rideralam.com – Cukup takjub juga ketika tahu Yamaha merilis dua varian Sport Naked 150 cc-nya di IIMS lalu. Kira-kira apa strategi Yamaha dengan merilis All New Vixion dalam dua tipe, Standar dan R.

All New Vixion tipe standar dan tipe R punya perbedaan yang cukup signifikan walaupun sepintas mirip. Secara kasat mata perbedaan keduanya ada di knalpot dan mulf guard atau cover mesin. Sedangkan dari sisi mesin, versi standar masih menggunakan mesin sama dengan New Vixion Advance dengan penambahan fitur assist & slipper clutch sedangkan tipe R sudah memakai mesin yang setipe dengan NMax, Aerox maupun All New R15. Tentu saja, perbedaan sektor mesin ini membuat perbedaan performa keduanya. Tipe R menjadi yang terbaik.

Menghadirkan dua varian sejenis namun beda mesin dan performa adalah baru pertama kali Yamaha lakukan. Sebelum-sebelumnya, paling banter satu produk beberapa varian yang berbeda secara fitur atau grafis saja. Baru kali ini New Vixion dihadirkan dengan mesin lawas vs mesin baru. Yamaha nampaknya masih sayang untuk membuang kesuksesan New Vixion Advance. Namun, eman-eman juga jika All New R15 tidak dinakedkan.

Tipe standar lebih dulu jelas mendapat update banderol yakni 26 juta Rupiah. Sedangkan tipe R sepertinya Yamaha masih simpan rapat-rapat. Entah apakah ingin melihat keinginan konsumen di harga berapa yang mereka inginkan dari All New Vixion tertinggi. Jadi, seperti menampung usulan-usulan harga dari masyarakat gitu.

Tapi, Yamaha kudu waspada dengan kemampuan mereka sendiri. Selama ini kelemahan mendasar Yamaha adalah kapasitas produksi yang terbatas dan distribusi yang lambat. Ekspektasi tinggi calon konsumen akan pudar bahkan berubah menjadi skeptis jika apa yang mereka inginkan tidak bisa segera didapatkan. Padahal bagi mereka uang bukanlah masalah, tapi justru pabrikan yang membuat mereka ilfil. Sejak jaman Byson 7 tahun silam hingga masalah inden NMax yang tidak juga segera lancar bisa menjadi preseden buruk bagi Yamaha di mata konsumen. Apalagi ini ada dua jenis Vixion yang jelas akan memakan lini produksi. Belum lagi Aerox dan All New R15 yang juga butuh cepat.

Masalah berikutnya datang dari garda terdepan penjualan, sales dan dealer. Bukan rahasia lagi jika banyak oknum sales dan dealer nakal, atau jangan-jangan “oknum” baiknya yang lebih sedikit, yang mempermainkan ekspektasi tinggi calon konsumen yang berakibat fatal. Pembelian kredit dipermudah, cash dipersulit sudah bukan rahasia lagi sering mendera konsumen Yamaha. Dan sayangnya, Yamaha cenderung pasif hanya dengan berharap lapiran korban, bukan pro aktif turun ke lapangan langsung.

Jadi, selama ini produk bagus Yamaha yang baru saja diluncurkan janganlah berharap keesokan harinya bisa langsung dipinang, bisa hitungan bulan baru tersedia di dealer apalagi daerah yang jauh dari Jakarta. Beda dengan Honda yang saat ini launching, belum juga sebulan sudah seliweran aja tuh motor di jalanan (Scoopy 12 contohnya). Padahal ini Situbondo, 1000 km dari Jakarta.

Last, All New Vixion Standar dan Tipe R bukanlah motor jelek, bahkan banyak dinantikan tapi jika hanya sebatas angan dan kelamaan (untuk mendapatkannya) bersiaplah dilupakan. (ra)

Advertisements