Rossi, King of Jerez!

Akhir pekan ini sirkus MotoGP akan mulai memasuki seri Eropa. Usai berkeliling Asia hingga Amerika, kali ini Valentino Rossi dkk. akan menyambangi seri perdana di tanah Eropa, Jerez-Spanyol. Walau berada di daratan Spanyol, namun ternyata orang Italialah yang menjadi ‘Raja’ di sini. Dialah Valentino Rossi, ‘The King of Jerez’.

Tentu saja Raja di sini bukan raja secara de jure, bisa perang dunia sepuluh kalau begini. Rossi mendapat gelar ‘King of Jerez’ tidak lain karena prestasi luar biasanya di sirkuit yang kata Marquez menganut ‘aliran lama’ itu. Entah apa maksudnya. Mengutip dari laman resmi MotoGP, hingga tahun 2016 lalu, Rossi telah 9 kali merengkuh podium puncak di Jerez.

Pertama kali Rossi merasakan indahnya sinar matahari Andalusia adalah di kelas 125 cc tahun 1997. Tahun dimana Rossi juga menang di Sentul, Indonesia. Noboru Ueda adalah rival yang kala itu berhasil the doctor taklukkan di Jerez.

Kemenangan kedua diraih pembalap berusia 38 tahun itu di tahun 1999. Tahun itu Rossi sudah naik kelas ke 250 cc.

Dua kemenangan di Jerez merupakan di kelas capung. Berarti 7 sisanya dilakukan di kelas premier, baik ketika masih bernama kelas 500 cc atau seperti saat ini, MotoGP. Lalu, kapan Rossi menang pertama kali di kelas para raja?

Adalah tahun 2001. Kala itu Rossi masih menjadi pelayan Honda. Kemenangannya terasa spesial sebab yang dikalahkannya adalah pembalap idolanya, Norifumi Abe. Masih ingat dengan julukan Rossi yang satu ini, Rossifumi?

Selanjutnya, Rossi mencetak hat-trick kemenangan di Jerez hingga tahun 2003. Rossi melanjutkan dominasinya di Jerez tahun 2005, 2007 dan 2009.

Kemudian, sempat menunggu lama untuk kembali merasakan kemenangan, Rossi akhirnya kembali bisa menaklukkan Jerez musim lalu. ‘Dua Sejoli’ Lorenzo dan Marquez adalah lawan yang dikalahkannya kala itu. Kemenangan di Jerez musim lalu menjadi kemenangan pertama Rossi musim itu atau satu dari dua kemenangan selain di Catalunya, Spanyol juga.

Penampilan Rossi musim lalu di sirkuit sepanjang 2,75 miles atau 4,4 km itu sangat impresif. Ia meraihnya dengan terlebih dahulu merebut pole position. Kemudian selepas start Rossi tidak pernah tersentuh oleh pembalap lain hingga finish. Uniknya, dalam 3 musim terakhir sang pole position selalu mengakhirinya dengan podium puncak.

Sebelum Rossi menang lagi tahun 2016, 4 musim sebelumnya juara di Jerez selalu direbut pembalap berbeda. Tahun 2015 Jorge Lorenzo melakukannya, 2014 Marc Marquez yang sumringah, 2013 ada Dani Pedrosa dan tahun 2012 Casey Stoner yang menang. Jadi, tahun 2017 ini kira-kira siapa yang akan menaklukkan Jerez. Akankah sang raja makin mengukuhkan dominasinya atau sang raja hanya meneruskan podiumnya saja sama dengan di Qatar, Argentina dan Amerika tanpa podium puncak? Kita tunggu saja mulai Jumat (5/5) lusa dan race Minggu (7/5).

Sirkuit Jerez

Musim ini seri Jerez bernama resmi Gran Premio Red Bull de Espana Circuito de Jerez. Sirkuit Jerez terletak di Spanyol timur dengan ibu kota Madrid dan dibangun pada tahun 1986. Setahun kemudian Jerez sudah menyelenggarakan balapan MotoGP dan terus melajukannya hingga kini.

Sirkuit Jerez memiliki panjang trek 2,75 miles atau 4,4 km. Tidak sepanjang Sepang misalnya yang mencapai 5 km. Memiliki total 13 tikungan, 5 ke kiri dan 8 ke kanan. Berarti sirkuit clockwise ya. Straight terpanjang hanya 607 m saja. Sepanjang seri MotoGP, Jerez biasanya selalu memiliki cuaca yang bagus untuk balapan. Sirkuit Jerez bisa menampung hingga 250.000 penonton.

Sirkuit Jerez memiliki rekor laptime 1:38.735 yang diciptakan Lorenzo tahun 2015. Kecepatan rata-rata 157,5 km/jam dan top speed yang pernah dicapai adalah 295,9 km/jam yang diciptakan Andrea Dovizioso dengan Desmosedici GP15 tahun 2015 lalu.

Podium musim lalu diisi oleh Valentino Rossi di tempat pertama dengan catatan waktu 45’28,834 diikuti Jorge Lorenzo dengan 45’31,220 dan Marc Marquez podium ketiga dengan 45’35,921. Yes, Movistar Yamaha podium 1-2 musim lalu. Tahun ini bisa kembali mengulang prestasi musim lalu?

Untuk race Minggu (7/5) nanti para pembalap MotoGP akan mengitari Sirkuit Jerez sebanyak 27 kali dengan total jarak tempuh 119,4 km. Untuk Moto2 sebanyak 26 lap dan Moto3 23 lap. (ra)

Advertisements

1 Comment

Comments are closed.