Ini Bedanya New X-Ride Dengan X-Ride Lawas: Dimensi Lebih Kecil, Power Lebih Kalem, Torsi Lebih Galak

Ini Bedanya New X-Ride Dengan X-Ride Lawas, Dimensi Lebih Kecil, Power Lebih Kalem, Torsi Lebih Galak. Yamaha telah merilis facelift dari skutik dual purpose, All New X-Ride 125 Bluecore di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (9/6/17). New X-Ride 125 mengusung beberapa hal baru dibanding pendahulunya, paling mencolok adalah penggantian sistem pengapian YMJET-FI menjadi Bluecore. Kapasitas mesin juga mengalami kenaikan. Praktis saat ini skutik Yamaha sudah berkubikasi 125 cc ke atas.

Dari spesifikasi yang telah dirilis Yamaha melalui web resminya, New X-Ride 125 memiliki beberapa perbedaan dengan X-Ride lawas. Kita lihat yuk satu persatu.

Keduanya masih mengusung platform yang sama pada sisi mesin yakni SOHC 2 klep dengan pendingin masih udara. Namun, seperti yang disebutkan di atas kapasitas mesin mengalami kenaikan. New X-Ride kini telah 125 cc, berbanding 115 cc versi lama. Hal ini karena diamter x langkah New X-Ride lebih besar yakni 52,4 x 57,9 mm. Versi lama masih 50 x 57,9 mm ada kenaikan 2,4 mm pada diameter piston.

Kurus nan Jangkung

Namun, walaupun New X-Ride berkubikasi lebih besar ternyata outpuu power maksimal justru lebih kecil dibanding X-Ride lawas. New X-Ride memiliki power puncak 7,0 kW yang dicapai pada putaran mesin 8000 rpm, sedangkan X-Ride lawas 7,75 kW pada putaran mesin 8500 rpm. Lebih kecil 0,75 kW namun power puncak diraih lebih cepat. Namun, New X-Ride ternyata saat ini punya torsi yang jauh lebih besar dari versi lawas, yaitu 9,6 Nm berbanding 8,5 Nm. Selain torsi lebih besar, New X-Ride juga lebih cepat meraih torsi maksimal yakni di kitiran 5500 rpm berbanding 7000 rpm versi lawas. Tarikannya lebih enteng ini, bisa berdampak pada efisiensi penggunaan bahan bakar nantinya.

Pendek proporsional tapi sedikit kehilangan identitas X nya

Perbedaan lainnya adalah pada sektor kaki-kaki. New X-Ride punya ban depan yang sedikit lebih lebar dengan pengaplikasian ukuran ban 80/80-14 berbanding 70/90-14 pada versi lawas. Lebih lebar tapi lebih tipis tinggi profil ban. Sedangkan pada ban belakang masih dama dengan versi lawas yakni 100/70-14.
Kini beralih ke dimensi atau ukuran. New X-Ride sepintas terlihat lebih gambot (lihat digambar). Kita bandingkan data angka pastinya.

Panjang
New X-Ride 1.860 mm
X-Ride lawas 1.880 mm
Lebih panjang X-Ride lawas 20 mm

Lebar
New X-Ride 740 mm
X-Ride lawas 745 mm
Lebih lebar X-Ride lawas 5 mm

Tinggi
New X-Ride 1.070 mm
X-Ride lawas 1.085 mm
Lebih tinggi X-Ride lawas 15 mm

Ternyata penampakan di gambar menipu. New X-Ride secara keseluruhan lebih kecil dari X-Ride lawas. Entah apa alasan Yamaha mengurangi ukuran New X-Ride, mungkin mengejar akselerasi. Sebab, pada New X-Ride jarak antar sumbu roda juga lebih pendek yakni 1.260 mm berbanding 1.275 mm X-Ride lawas. Ini membuat New X-Ride lebih mudah berakselerasi. Kata teman blogger ‘mudah ditekuk-tekuk’ 😀

Ukuran New X-Ride yang lebih kecil dan lebih pendek mau tidak mau membuat ground clearance juga lebih rendah. New X-Ride kini memiliki jarak terendah ke tanah 135 mm jauh lebih rendah dari X-Ride lawas yang mencapai 152 mm. GC lebih rendah, otomatis tinggi jok juga lebih rendah yakni 760 mm. X-Ride lawas 780 mm. Padahal pada beberapa kesempatan melihat di jalanan, banyak pemakai X-Ride yang makin meninggikan tunggangannya. Bisa jadi New X-Ride nantinya akan diperlakukan sama, ditinggikan. ‘Skutik trail koq rendah, kan lucu…’ kira-kira begitu kali ya di pikiran mereka.

Untuk bobot total motor masih sama yakni 98 kg, yang berbeda adalah kapasitas tangki bahan bakar. Lagi-lagi, New X-Ride mengalami pengurangan dari 4,8 liter X-Ride lawas menjadi 4,2 liter New X-Ride. Mungkin ini adalah konsekuensi dari membengkaknya kapasitas bagasi New X-Ride yang kini telah mampu menampung 10 liter. Tidak ada data pasti berapa kapasitas tangki X-Ride lawas namun yang jelas lebih kecil dari versi terbaru (dua set jas hujan sudah sesek).

Penempatan lampu sein sekaligus lampu hazardnya kreatif banget

Melihat foto atau gambar New X-Ride nilai plus ada di penempatan lampu sein depan yang ada tepat di bawah stang. Seperti digantung posisinya, ini ide yang unik dari Yamaha dan tidak ada di versi lawas. Namun, yang agak disayangkan adalah desain buritan. Desain lawas dengan taillight bulat terlihat mirip knalpot sepertinya sudah dihilangkan oleh Yamaha. Desain lawas ini terlihat unik dan aneh namun justru itu kelebihannya. Desain buritan New X-Ride sudah seperti skutik kebanyakan termasuk behel yang standar banget.

Bagian ini paling keren dari X-Ride lawas, versi baru sudah dibuang
Masih bagus tapi gak sekeren versi lawas

Tapi, overall New X-Ride ini masuk kategori skutik ganteng dan gagah. Kita tunggu saja performanya di marketshare nanti. Apakah sesuai ekspektasi masyarakat sehingga laris manis atau mengalami kelesuan dengan desain barunya. Ini Bedanya New X-Ride Dengan X-Ride Lawas, Dimensi Lebih Kecil, Power Lebih Kalem, Torsi Lebih Galak.

Advertisements

1 Comment

Comments are closed.