Rival Berat Valentino Rossi Ini Diburu Ducati Dan Aprilia

Rival Berat Valentino Rossi Ini Diburu Ducati Dan Aprilia. Yup, rival berat Rossi di GP Assen akhir pekan lalu, Danilo Petrucci, dikabarkan tengah menjadi bidikan tim Italia lain yakni Aprilia. Sedangkan di sisi lain, Pramac Ducati yang menaungi pembalap 26 tahun itu menawarkan kenaikan gaji untuk musim depan. Siapa yang akan dipilih Petrux?

Petrux -sapaan Petrucci- nyaris mengalahkan Valentino Rossi di seri Assen, Belanda akhir pekan lalu. Ia hanya finish 0,063 detik di belakang sang idola untuk meraih podium keduanya musim ini. Petrux meraih podium pertamanya di Mugello saat finish ketiga.

Pembalap Pramac Ducati itu akan habis masa kontraknya dengan tim satelit Ducati itu akhir musim ini. Rumornya, Ia akan dipertahankan Pramac dengan imbalan naik gaji namun tim Italia lainnya yang tengah kecewa dengan performa pembalapnya musim ini, Aprilia, menjadikan Petrux target musim depan. Kabarnya, Petrux akan coba diduetkan dengan Alvaro Bautista menggantikan Sam Lowes dan Aleix Espargaro.

Mendapati rumor tentang dirinya itu, Petrux mengakui bahwa Ducati dan Aprilia memang menginginkannya. Namun, Ia tidak mau membicarakan hal itu sebab tengah berkonsentrasi menghadapi seri Sachsenring akhir pekan ini.

“Banyak pembicaraan di luar sana, namun saya mengatakan, baik untuk Aprilia atau Ducati atau tim lainnya untuk menahan diri karena saya sedang fokus ke Sachsenring”, ungkap Petrux seperti dikutip dari crash.net, Senin (26/6/17).

Petrux menginginkan hasil maksimal di GP Jerman nanti. Ia ingin tampil kencang seperti yang dilakukannya di Assen kemarin. Oleh karenanya, Ia sangat fokus ke sana dan setelah itu baru liburan dan mulai memikirkan tawaran yang masuk.

“Saya ingin tampil cepat di dua balapan ini baru kemudian saat memasuki liburan aku mulai bisa tenang dan memikirkan masa depanku, tapi tidak saat ini. Aku sedang menikmati kompetisi musim ini yang berjalan bagus sejauh ini,” tambah Petrux.

Setelah musim lalu sering berkutat dengan cedera sehingga tidak bisa tampil maksimal, musim ini Petrux meledak. Dua podium sudah direngkuhnya, finish ketiga di balapan kandang Mugello dan terbaru finish kedua di Assen, Belanda. Di klasemenpun, Petrux menjadi pembalap kedua terbaik dari Ducati. Posisinya bahkan lebih baik dari pembalap tim pabrikan sekelas Jorge Lorenzo yang notabene menjadi pembalap termahal Ducati saat ini.

Kita tunggu saja kemana musim depan Petrux berlabuh, tetap di Ducati sebagai pembalap tim satelit atau hengkang ke Aprilia sebagai pembalap tim pabrikan. Rival Berat Valentino Rossi Ini Diburu Ducati dan Aprilia.

Advertisements