‘The King’ Sudah Delapan Kali Taklukkan Sachsenring

‘The King’ Sudah Delapan Kali Taklukkan Sachsenring. Sachsenring selalu dikuasai Marc Marquez sejak debutnya di kelas 125 cc delapan tahun silam. Hingga kini di musim 2017 saat sudah di kelas para raja, Marquez masih mampu mempertahankan dominasinya tersebut. Tidak hanya sekedar menang, namun kemenangannya itu diraih dengan high class style yakni selalu dari pole position! 8 pole, 8 victory dari Marquez di Sachsenring. Seperti apa perjalanan sang baby alien menjadi the king of Sachsenring, lanjut…

2010

Tahun ketiga bagi seorang Marquez belia di kelas 125 cc. Saat itu Ia masih berusia 17 tahun. Di tahun itu, Marquez telah bertarung memperebutkam juara dunia 125 cc, saingan terdekatnya adalah Pol Espargaro. Memasuki seri Sachsenring, Marquez memulai dari pole. Sepanjang race Ia terus bersaing ketat dengan Pol sebelum akhirnya mencetak kemenangan perdananya di Sirkuit tersebut. Di akhir musim Ia menjadi juara dunia mengalahkan Pol.

2011

Usai juara dunia di kelas 125 cc, Marquez naik kelas ke Moto2 di musim 2011. Sempat gagal finish di tiga lomba, Marquez kemudian menang di 3 lomba berikutnya. Saingan terdekatnya kali ini adalah Stefan Bradl. Di Sachsenring, Marquez kembali merebut pole. Start terdepan, Ia sukses mengalahkan Bradl. Sayang, di akhir musim Bradl yang sukses menjadi juara dunia. Namun, Sachsenring masih tetap dikuasainya dan meraih runner up Moto2.

2012

Mendapat pengalaman berharga di musim perdananya di kelas Moto2, musim 2012 Marquez langsung tampil impresif sejak awal. Dari tujuh seri perdana, Marquez merebut 3 kemenangan sebelum seri Sachsenring. Marquez meraih gelar ketiganya di Sachsenring lagi-lagi dari posisi terdepan start. Ia makin meninggalkan saingan terdekatnya, Andrea Iannone dan Pol Espargaro dan kemudian merebut gelar juara dunia Moto2.

2013

Berkat campur tangan Dorna, Marquez akhirnya bisa langsung memperkuat tim pabrikan Honda di musim debutnya di kelas MotoGP. Padahal, aturan sebelumnya para rookie harus menimba pengalaman dulu minimal setahun di tim satelit sebelum pindah ke pabrikan. Namun, campur tangan Dorna tidak sia-sia. Marquez langsung merebut gelar juara dunia MotoGP di tahun itu. Sachsenring kembali dikuasainya dari posisi pole.

Kemenangan di Sachsenring menjadi yang kedua setelah di GP Austin di musim debutnya itu. Setelah kemenangan di Sachsenring, Marquez kemudian menang lagi di 4 seri berikutnya. Di akhir musim Ia membuat rekor dengan menjadi juara dunia MotoGP termuda dalam usia 20 tahun 63 hari.

2014

Musim keduanya di kelas para raja terasa sangat mudah bagi Marquez. Sebelum hadir di Sachsenring, Marquez telah menyapu bersih 8 kemenangan di 8 seri pembuka. Ditambah kemenangan kelimanya (kedua di kelas MotoGP) di Sachsenring, Marquez sukses mempertahankan titel juara dunianya. Pole kelima di Sachsenring disempurnakan menjadi kemenangan kelimanya di sirkuit Jerman itu.

2015

Walau mengalami kesulitan di musim ini dengan hanya meraih satu kemenangan dalam 7 seri awal, Marquez masih bisa mempertahankan dominasinya di Sachsenring. Lagi-lagi meraih pole, Marquez merebut kemenangan keenamnya di Sachsenring. Jorge Lorenzo merebut titel juara dunia di musim ini.

2016

Di musim ini, pertarungan di Sachsenring menjadi salah satu yang paling akan diingat Marquez. Start dari pole (seperti biasa) Marquez sempat terperosok ke posisi 14. Trek yang sempat basah di awal lomba menjadi sebuah titik balik. Marquez masuk pit mengganti motor dengan ban kering ketika trek mulai kering. Lebih cepat dari pembalap lainnya.

Pelan tapi pasti, Marquez merangsek ke depan saat trek semakin mengering. Ia mengambil keuntungan karena para pesaing terlambat mengganti motor. Marc Marquez kemudian berhasil finis pertama dan mencatat tujuh kemenangan secara berturut-turut dari posisi pole MotoGP Jerman di sirkuit Sachsenring.

2017

Menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas untuk kemudian meraih pole di kualifikasi kedua, Marquez kembali menang di race. Perlawanan ketat tidak disangka-sangka datang dari pembalap tuan rumah, Jonas Folger, alih-alih pembalap rival utama seperti Rossi atau Vinales. Sempat diovertake Folger di lap-lap awal, namun kematangan Marquez berbuah manis. Memanfaatkan kesalahan Folger yang sedikit melebar, Marquez mengambil alih pimpinan balap sejak lap 11.

Walau terus memimpin, sejatinya Marquez terus tertekan dengan penampilan impresif Folger yang terus menempel. Gap keduanya tidak pernah lebih dari 0,5 detik. Sayang, di dua lap akhir kondisi ban yang aus memaksa Folger menyerah dalam memburu Marquez. Marquez pun merebut kemenangan kedelapannya di Sachsenring. The King of Sachsenring makin pas disematkan kepada sang juara bertahan MotoGP itu.

Sampai kapan Marquez akan terus menguasai Sachsenring? Tentu saja hal itu harus ditanyakan kepada para rivalnya di lintasan. Yang pasti, Perjalanan Marquez Delapan Kali Taklukkan Sachsenring bukanlah sesuatu yang kebetulan. Skill, fokus, dan faktor luck menjadi satu kesatuan yang membuat si anak muda Spanyol tersebut sudah sejauh ini pencapaiannya. Apresiasi luar biasa harus kita berikan kepada Marquez, sembari berharap di musim-musim mendatang Sachsenring bisa terus menghasilkan duel-duel seru, siapapun pemenangnya. Jadi, inilah ‘The King’ Sudah Marquez Delapan Kali Taklukkan Sachsenring.

Advertisements

1 Comment

  1. Benar-benar fenomenal bocah satu ini.. lanjutkan Marc!! pimpin klasemen pula sekarang.. joooss..

Comments are closed.