Hot Gossip: Pembalap Malaysia Ini Akan Dampingi Cal Crutchlow di LCR Honda Musim 2018, Serius?

Hot Gossip: Pembalap Malaysia Ini Akan Dampingi Cal Crutchlow di LCR Honda Musim 2018, Serius? Silly season atau rumor perpindahan pembalap yang biasa ramai di rehat paruh musim MotoGP kali ini menyeret nama pembalap negeri tetangga Malaysia, Hafizh Syahrin. Gosip yang merebak menyebutkan bahwa pembalap berusia 24 tahun itu musim depan akan naik kelas ke MotoGP bergabung bersama LCR Honda!

Hafizh Syahrin digosipkan bakal naik kelas MotoGP

Wow… Syahrin bakal menjadi tandem Cal Crutchlow dong, keren gak tuh. Eh tapi beneran memang begitu? Eits… tunggu dulu, namanya juga gosip, rumor alias kasak-kusuk. Memang benar, Syahrin diproyeksikan naik kelas ke MotoGP tapi bukan tahun 2018 seperti yang digosipkan ini, tapi paling cepat tahun 2019.Dan memang benar pula jika pemerintah Malaysia sangat mendukung kemajuan para pembalapnya untuk masuk ke krlas para raja. Namun, mereka juga sadar bahwa untuk saat ini mereka tidak benar-benar punya pembalap yang kompetitif. Saat ini di Moto2, selain Syahrin ada satu nama lagi yakni Khairul Idam Pawi. Sayang, Pawi hingga rehat paruh musim masih juga belum mengumpulkan poin sebijipun. Padahal musim lalu Ia sempat menang 2 kali di balapan basah. Syahrin sendiri hanya ada di posisi 11 dengan 43 poin.

“Bukan rahasia lagi bahwa pemerintah Malaysia benar-benar tertarik untuk memiliki seorang pembalap Malaysia di kelas MotoGP,” ucap bos LCR Honda, Lucio Cecchiello kepada Crash.net, Senin (10/7/17). “Masalah yang mereka hadapi adalah mereka tidak benar-benar memiliki pembalap Malaysia yang kompetitif. Tapi mereka sangat ingin mendukung program serupa,” tambahnya.

Sebaiknya, Syahrin memang harus meningkatkan performanya dulu sehingga bisa bersaing di zona podium atau minimal top 5 di Moto2 sebelum benar-benar naik ke kelas MotoGP.

Cecchiello menambahkan sebenarnya Honda HRC tertarik untuk mengikat Takagi Nakagami, pembalap Moto2, dan disekolahkan ke LCR Honda seperti yang dialami Jack Miller 3 tahun silam. Namun, masalahnya Nakagami tidak berada di top 3 klasemen, jadi kemungkinan sangat kecil untuk melakukannya. Nah, jika skenario di atas terjadi, Nakagami diikat HRC, namun kemudian menolak, maka Syahrin bisa menggantikannya. Tapi, lagi-lagi kualitas menjadi hambatan terbesar mengikat salah satunya.

Malaysia memang sangat menginginkan ada pembalapnya di kelas MotoGP. CEO Sirkuit Sepang, Razlan Razali mengatakan jika ada pembalapnya di MotoGP maka jumlah penonton yang hadir langsung ke Sepang akan semakin bertambah. Musim lalu jumlah penonton di Sepang 150 ribu orang dan targetnya tahun ini adalah 170 ribu penonton.

Hafizh Syahrin Moto2

Kebayang kan andaikan Syahrin atau Pawi ada di kelas MotoGP, bakalan berapa ratus ribu lagi jumlah penonton di sana. Ya, walaupun dari sejumlah itu tidak sedikit yang merupakan WNI hehehehe… Indonesia harus bisa mencetak pembalap di kelas MotoGP nih biar penonton makin banyak. Eh, nonton dimana tapi ya hahahaha… #ups. Hot Gossip: Pembalap Malaysia Ini Akan Dampingi Cal Crutchlow di LCR Honda Musim 2018, Serius?

Advertisements