Kick Off Liga Inggris: Adu Tajam Trio Big Six!

Kick off Liga Premier Inggris akan dilangsungkan beberapa jam ke depan. Laga perdana musim 2017-2018 akan mempertemukam Arsenal yang menjamu Leicester City, Sabtu (12/8/2017) dini hari. Laga tersebut akan menjadi bukti kepantasan striker anyar the gunners, Alexandre Lacazette yang didatangkan dari Olympique Lyon dengan mahar €53 juta.

Sanchez-Lacazette-Walcott

Kedatangan Lacazette akan memanaskan persaingan lini serang Arsenal, khususnya Oliver Giroud yang memiliki posisi sama dengan new comer. Kehadiran Lacazette akan mempertajam trio lini depan Arsenal. Dengan Lacazette sebagai striker tengah, Arsenal akan makin ngeri dengan mobilitas tinggi di lini serang sayap yang disokong Theo Walcott di kanan dan Alexis Sanches di kiri. Ketiga striker tajam di depan akan disokong kreativitas tanpa batas seorang Mezut Oezil dari lini tengah.

Namun, semua analisa di atas bergantung pada kecepatan adaptasi Lacazette di Liga Premier. Bukan tanpa alasan, liga Inggris merupakan liga yang ‘kejam’ bagi pendatang baru. Mateja Kezman dan Andriy Shevchenko bisa menjadi contoh beberapa tahun silam.

Mane-Firmino-Salah

Laga kedua pekan pertama akan mempertemukan tuan rumah Watford yang akan menjamu Liverpool. Tim tamu mencoba untuk fokus di tengah gonjang-ganjing isu kepindahan pemain terbaik mereka musim lalu, Coutinho. Trio lini depan yang dihuni Sadio Mane di sisi kiri, sisi kanan diisi oleh pemain anyar yang di pramusim sudah langsung settle, Mohammed Salah akan menyokong target man Roberto Firmino.

Trio ini memiliki kecepatan lari yang luar biasa, terutama Salah dan Mane. Jika ketiganya dijaga ketat, Coutinho bisa muncul kapan saja untuk ‘membunuh’. Liverpool sangat mati-matian mempertahankan berliannya ini dari godaan maut Barcelona untuk mereplace posisi Neymar.
Hazard-Morata-Willian

Laga tim unggulan yang tak kalah seru adalah Chelsea yang hanya akan menjamu tim semenjana, Burnley di Stamford Bridge. Chelsea meraih hasil kurang memuaskan di pramusim. Termasuk di laga resmi pembuka menghadapi Arsenal pada Piala Community Shield dimana anak asuh Conte kalah melalui adu penalti.

Trio striker the blues diisi oleh penyerang sayap kanan Willian, sayap kiri menjadi milik Eden Hazard dan Alvaro Morata sebagai target man. Morata diharapkan mampu menggantikan peran Diego Costa yang musim lalu tampil cukup tajam. Jika penyerang sayap Arsenal dan Liverpool punya kecepatan, maka Chelsea lebih teknikal berkat sosok Hazard. Namun, walaupun butuh kecepatan untuk serangan balik, Willian masih bisa diandalkan.
Sterling-Aguero-B. Silva

Fokus transfer Manchester City musim ini memang di lini pertahanan, namun mereka juga telah menambah amunisi lini serang pada sosok bernama Bernardo Silva. Mantang penyerang sayap AS Monaco ini akan menambah daya gedor the citizen selain dari sayap kiri yang biasanya akan ditempati Raheem Sterling. Dua sayap nan lincah ini akan menyokong penyerang tengah Sergio Aguero. Jika buntu masih ada nama Gabriel Jesus yang siap membuktikan kepantasan.

Pep Guardiola sepertinya akan mengeksploitasi penyerangan dari sisi sayap. Ini dibuktikan dengan pembelian bek sayap bernilai tinggi seperti Kyle Walker, Danilo dan Bernard Mendy. Eksploisitas bek sayap Man City akan klop dengan agresivitas penyerang sayap.

Ali-Kane-Son

Runner up musim lalu, Tottenham Hotspurs sepertinya masih percaya diri dengan kemampuan pemain musim lalu. Hingga pertengahan Agustus ini mereka belum menambah skuad di bursa transfer. Justru, mereka berpotensi melemah kekuatannya pasca dijualnya bek kanan Kyle Walker ke rival, Man City.

Namun, Mauricio Pochettino sebagai juru taktik tentu saja punya strategi jitu untuk mengatasinya. Apalagi sisi positif bisa diambil dari minimnya perubahan komposisi pemain. Khususnya di lini depan, dimana target man Harry Kane masih menjadi tumpuan utama disokong dua sayap tajam Son Heung Min di kanan dan Delle Ali di kiri. Ketiganya ditopang gelandang mewah pada sosok Cristian Eriksen.
Martial-Lukaku-Rashford

Kehadiran Romelu Lukaku di lini serang Manchester United seakan menjadi hadiah bagi para fans setan merah setelah ditinggal striker tajam, Zlatan Ibrahimovic yang tidak diperpanjang kontraknya akibat cedera panjang. Di pramusim, Lukaku sudah menjadi tumpuan lini depan.

Bahkan, ketika MU kalah di Piala Super Eropa dari Real Madrid, Lukaku masih mampu berkontribusi dengan sebiji gol yang menipiskan kekalahan menjadi 2-1. Di lini depan, Lukaku disokong oleh sayap agresif pada sosok Anthony Martial atau Jessie Lindgard dan Marcus Rashford. Dua sayap ini memiliki kemampuan cut in alias penetrasi ke dalam kotak penalti dengan berlari diagonal. Jangan lupakan juga kreativitas Juan Mata dan Paul Pogba di lini tengah yang menambah daya gedor anak asuh Mourinho ini.
Selain trio penyerang the big six, masih ada ancaman yang tidak bisa dipandang enteng dari tim kejutan seperti Everton. Kehadiran Wayne Rooney menambah percaya diri dan suntikan mental juara bagi skuad Ronald Koeman. Belum lagi striker tajam yang didatangkan dari Ajax Amsterdam, Davy Klaassen yang bisa saja menghadirkan mimpi buruk bagi tim-tim besar.

So, sambutlah Liga Premier Inggris, liga paling populer di seluruh dunia. Liga dengan persaingan ketat yang bahkan melibatkan 6-7 tim yang berpeluang juara di akhir musim. Pertanyaannya adalah, trio penyerang manakah yang paling tajam?

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*