Serangan Last Lap Bikin Marquez Menangi Duel Dengan Petrucci di Misano!

Save the best for the last, simpan yang terbaik untuk terakhir. Simpan kekuatan, amati lawan, buntuti terus, di penghujung waktu keluarkan serangan terbaik untuk menang. Hasilnya, Marc Marquez memenangi MotoGP Misano 2017 setelah hanya memimpin balapan di lap terakhir!

Marquez seolah-olah membiarkan Petrucci, sang rival di balapan kali ini, untuk terus melaju di depan. Tapi, sesuai dengan komentar pasca kualifikasi, “saya punya segalanya”, Marquez memang seperti mengontrol balapan. Sempat melajukan kesalahan, dua kali nyaris jatuh, jarak dengan Petrucci sempat melebar, dan Andrea Dovizioso yang tepat di belakangnya merapat, tapi satu lap kemudian jarang dengan Petrucci kembali seperti sedia kala. Dovipun dijauhi lagi.
Demikian seterusnya. Hingga akhirnya di 3 lap tersisa, Marquez mulai melakukan serangan. Fastest lap terus dipegangnya, dibalas hanya sekali Petrucci. Petrucci dalam tekanan. Jarak dengan Marquez terus mepet. Dan benar saja, saat last lap di straight Marquez mulai sejajar dan blaaammm… langsung ambil alih balapan. Petrucci yang sempat melawan untuk merebut posisinya kembali seperti sudah kehilangan momentum. Marquez terus menjauh. Dan benar saja, Marquez akhirnya finish di depan Petrucci dengan gap lebih dari 1 detik. Padahal, sejak Petrucci memimpin (setidaknya dalam 20 lap) jarak dengan Marquez tidak pernah lebih dari 1 detik, tapi Marquez hanya butuh satu lap untuk unggul 1 detik! Superior!

Sementara itu, Dovi harus puas di posisi ketiga diikuti sang pole, Maverick Vinales keempat. Pembalap wild card Ducati, Michelle Pirro berhasil mendahului Jack Miller untuk merebut posisi kelima.

Race yang berlangsung basah kali ini memakan ‘korban’ sebanyak 6 pembalap. Termasuk Jorge Lorenzo yang sempat memimpin balapan sejak selepas bendera start dikibarkan. Aleix Espargaro juga terhempas. Paling spektakuler jatuhnya Hector Barbera yang sempat ‘terbang’ dengan kepala di bawah dan badan tegak lurus ke atas.


Next race adalah seri Aragon, 24 September mendatang. Valentino Rossi masih akan absen jika tidak ada keajaiban. Pertarungan juara dunia bisa saja hanya akan melibatkan Marquez dan Dovi jika Vinales masih juga belum bisa menang lagi!

Advertisements