De Javu, Vietnam U-18 Ulangi Kisah Tragis Seniornya di SEA Games 2017

Tragis, mungkin itulah yang bisa menggambarkan kondisi Vietnam U-18 di Piala AFF U-18 2017 Myanmar. Perkasa di tiga laga awal, Vietnam justru takluk di laga penentu dan akhirnya gagal lolos ke semifinal. De javu SEA Games 2017 bagi Vietnam.

Hingga sebelum laga terakhir grup B, Vietnam secara matematis punya peluang paling besar untuk melaju ke babak 4 besar. Puncak klasemen dikuasai dengan poin 9 dan selisih gol paling bagus (16-1). Di laga penentuan, Vietnam hanya butuh hasil imbang kala menghadapi tuan rumah Myanmar yang ada di peringkat 2 klasemen dengan 6 poin dan selisih gol 15-2 (+13). Sementara itu, Indonesia yang juga masih berpeluang lolos akan menghadapi Brunei dengan misi cukup berat, menang dengan selisih gol minimal 8!

Laga terakhir berlangsung Rabu (13/9/2017). Indonesia vs Brunei dilangsungkan lebih awal pukul 15.00 waktu setempat, sedangkan Vietnam vs Myanmar 3 jam kemudian. Seharusnya panitia punya kebijakan untuk merubah jadwal laga jika kondisinya seperti ini, misalnya jam kick off disamakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pengaturan skor misalnya.

Akhirnya, di laga terakhir itu Indonesia memenuhi target yang dibebankan. Dengan menang 8-0 atas Brunei, Indonesia dipastikan lolos ke semifinal, paling buruk menjadi runner up grup. Laga Vietnam vs Myanmar tidak lagi berpengaruh terhadap kelolosan garuda muda, hanya akan mempengaruhi posisi akhir di klasemen, juara grup atau runner up. Justru laga Vietnam vs Myanmar menjadi laga hidup mati bagi keduanya. Jika seri apalagi menang, Vietnam lolos plus juara grup, jika Myanmar menang dengan skor berapapun maka tuan rumah akan mendampingi Indonesia ke babak 4 besar dan tinggal melihat selisih gol untuk menentukan juara grup.

Vietnam sempat yakin akan lolos setelah Nguyen Hong Son membawa negaranya unggul cepat di menit pertama. Jika skor 1-0 berakhir sampai laga 90 menit, Vietnam bakal lolos sebagai juara grup.

Tapi, tuan rumah menggila di babak kedua. Berkat dukungan penuh suporter yang hadir di stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar membalikkan keadaan di 45 menit kedua. Sone Naing menyamakan level lewat tendangan bebasnya dan Khaung Khant akhirnya membalikkan skor menjadi 2-1 untuk Myanmar. Skor akhir menjadi petaka bagi Vietnam. Myanmar menang 2-1 dan berhak mendampingi Indonesia ke semifinal memghadapi jagoan grup A.

Myanmar berhak lolos sebagai runner up walaupun secara poin dan gol sama dengan Vietnam. Poin keduanya 9, gol sama-sama 17-3 (+14). Myanmar lolos karena keunggulan head to head. Alhasil, seperti dilansir dari aseanfootball.org, Rabu (13/9/2017) klasemen akhir grup B menghasilkan Indonesia sebagai juara grup (nilai 9, gol 19-4), Myanmar runner up dan Vietnam tergusur ke posisi 3 alias gagal lolos!

Kejadian tragis Vietnam U-18 kali ini mirip dengan yang dialami seniornya U-22 di SEA Games 2017 Malaysia bulan lalu. Kala itu Vietnam juga bersaing dengan Indonesia dan Thailand di grup B, ada Kamboja, Timor Leste dan Filipina. Kala itu Vietnam tampil perkasa di 3 laga awal dengan selalu mencatat kemenangan dan selalu mencetak 4 gol di tiap laganya. Vietnampun selalu berada di puncak klasemen. Sementara itu, Indonesia dan Thailand bergantian di posisi runner up. 

Vietnam punya peluang lolos 4 besar paling besar hingga akhirnya di laga krusial melawan Indonesia (laga keempat) yang seharusnya jika mereka menang maka kunci semifinal sudah digenggam, namun Vietnam hanya bermain imbang dengan garuda muda. Di pertandingan lain, Thailand menggeser Indonesia ke posisi tiga setelah menang atas Kamboja. Vietnam masih memimpin grup B dengan nilai 10, Thailand kedua juga nilai 10 hanya kalah selisih gol dan Indonesia ketiga dengan nilai 8. Laga terakhir Vietnam menghadapi Thailand dan Indonesia melawan Kamboja. Persis dengan kondisi di Piala AFF U-18 kali ini. Vietnam hanya butuh seri sedangkan Indonesia harus menang minimal selisih 3 gol.

Bedanya, dua laga penentu itu dilangsungkan bersamaan. Indonesia akhirnya hanya menang 2-0 dan harus menunggu hasil Vietnam vs Thailand yang ternyata Thailand menghajar Vietnam 3-0! Klasemen akhir, Vietnam yang sebelum laga ada di puncak harus rela tergusur ke peringkat 3 sedangkan Thailand keluar sebagai juara grup dan Indonesia runner up. Vietnam gagal lolos semifinal, kejadian yang kemudian berulang di Piala AFF U-18. De Javu Vietnam!

Di semifinal nanti, Indonesia akan menghadapi runner up grup A yang ditempat Thailand. Partai semifinal pertama ini akan dilangsungkan 15 September 2017 pukul 15.00 waktu setempat. Sedangkan Myanmar akan melawan juara grup A Malaysia di laga kedua pukul 18.00.

Ayo kita doakan agar Egy Maulana dkk bisa memberikan penampilan terbaiknya untuk mengalahkan Thailand dan melaju ke final.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*