CBR250RR Rusak Produksi, Honda Enggan Ganti Baru Pemiliknya… Wah Gak Bener Ini!

Kaget juga saat baca sebuah judul berita otomotif dari sebuah kanal berita liputan6.com, Senin (25/9/2017) dengan judul Keluhan Produk Gagal Honda CBR250RR, Begini Kronologinya. Wow… siapa sih yang tidak tertarik membaca isinya jika judulnya bombastis begini.

Baru dari judulnya saja bisa kita nilai ada dua masalah. Poin pertama ada keluhan dari pemilik CBR250RR yang berarti ada masalah dengan motor seharga 70 jutaan itu dan kedua, CBR250RR produk gagal?

Dan ternyata, setelah membaca isi beritanya dua poin di atas tidak semuanya benar walau tidak sepenuhnya salah juga. Poin pertama keluhan pemilik CBR250RR tentang kerusakan kuda besi yang baru dibelinya belum genap dua bulan. Beli tanggal 7 Agustus 2017, 21 September 2017 masalah mulai terdeteksi pasca servis pertama. Ini masalahnya dikutip langsung dari sumber:

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kebocoran berasal dari gasket comp silinder head karena kerusakan dari pabrik. Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihak mekanik Honda Markoni tidak berani mengambil tindakan perbaikan, dan menyarankan pemilik motor agar membawa ke diler tempat pembelian motor.

Setelah dibawa ke bengkel atau dealer tempat membeli, hasil pemeriksaan menunjukkan hasil yang sama Hasil pemeriksaan menyatakan benar bahwa bagian gasket comp silinder headterjadi kebocoran oli di bagian silinder head. Dan kesimpulannya jelas KERUSAKAN BERASAL DARI PEMBUATAN MOTOR DI PABRIK. Alias cacat produksi! (Kalimat terakhir ini bikinan RA sendiri bro).

Proses berikutnya, perbaikan coba dilakukan dealer tempat membeli unit CBR250RR. Namun, setelah diperbaiki motor kembali mengalami kerusakan sejenis. Pemilik motor komplain dan meminta penggantian unit baru kepada dealer. Sayang jawabannya TIDAK BISA! Wah, bisa berabe ini urusannya jika begini. Konsumen jadi korban!

Mengadu ke Honda Customer Care di nomor 1-500-989 pun jawabannya sama, MOTOR TIDAK BISA DIGANTI BARU! Wah, Honda menggali lubangnya sendiri nih. Kebayang stresnya jika RA di posisi si pemilik CBR250RR. Motor baru, beli dari duit sendiri, eh rusak gara-gara tahap produksi pabrik, minta ganti gak dibolehin, gak salah dong kalau akhirnya punya pikiran “nih merek hanya ngejar jualan dan untung saja, giliran rugi sedikit saja ogah ganti, blacklist” itu kalau RA sih bro, sampeyan kalau beda ya tidak masalah.

Poin kedua, benarkah CBR250RR adalah produk gagal seperti di judul? Tergantung konteks melihatnya. Jika hanya baca judul saja, tentu saja tidak dibenarkan juga. Lha wong CBR250RR sudah ribuan unit yang ada di tangan masyarakat, lalu yang rusak hanya 1 unit (sesuai berita) kemudian divonis produk gagal? Berlebihan sih. Tapi, kalau membaca isinya dan menyebut CBR250RR yang dibeli pak Mulyana adalah produk gagal, ini baru benar. Memang produk gagal, gagal produksi dengan baik akhirnya merugikan konsumen.

Oke, yang menarik dari berita itu adalah keengganan baik pihak dealer maupun Honda pusat untuk mengganti unit rusak produksi milik konsumennya. Honda cenderung memilih bermain api dengan keputusannya itu. Ya, dengan menolak memberi unit pengganti padahal jelas-jelas adalah kesalahan produksi (sudah disetujui dengan tanda tangan dari mekanik) sama saja dengan merampok duit konsumen. Hellooo… ini rusaknya gara-gara pabrik sampeyan cok, lah koq gak mau gantiin? Wah parah ini mah…

Tapi, kita tunggu saja seperti ala jalan cerita kasus si produk gagal ini, jangan kaget kalau tiba-tiba beritanya di luar dugaan, di sini mah apa yang gak mungkin, bahkan di luar nalarpun masih bisa terjadi koq hehehehe… Gimana menurut brosis?

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*