R15 VVA India Yang Cupu!

Ketika di Indonesia Yamaha R15 VVA sudah lenggang kangkung di jalanan, di India sana penampakan motorsport 150cc itu masih berupa spyshot jalanan. Maklum, R15 VVA kan memang diproduksi di Indonesia, jadi wajar kalau lebih dulu hadir. Namun, yang menarik adalah di India sana R15 VVA tidak se-advance yang di Indonesia.

Setidaknya jika dilihat dari foto-foto yang dimunculkan oleh bikeadvice.in, ada dua foto penampakan R15, dan memang diduga kuat itu R15 VVA melihat desain keseluruhan. Tapi, ada yang beda yakni pertama di sektor suspensi depan dan footstep boncenger.

Di foto pertama dengan penampakan cukup jelas bagian airscoop di headlamp, paling terekspose adalah soal suspensi depan. R15 VVA India masih mengaplikasikan suspensi teleskopik, bukan upside down seperti yang di pasar Indonesia. Jelas, yang di India lebih di bawah kelasnya. Namun, bisa jadi konsumen di sana memang tidak terlalu mempersoalkan bagian ini. Bisa juga, Yamaha India mengejar harga jual yang lebih terjangkau.

Di foto kedua, selain suspensi depan yang juga masih terekspose, pada bagian penyangga footstep boncenger masih terlihat menggunakan besi tabung. Mirip dengan R15 v2 di sini. Sedangkan, untuk R15 VVA sudah menggunakan ligam die cast yang terlihat lebih kokoh dan solid serta tentu saja berkelas.

Sedangkan untuk bagian lain sepertinya masih sama. Desain velg, rangka deltabox, knalpot, tangki hingga spatbor depan-belakang. Sedikit perbedaan lain adalah hadirnya mata kucing di spatbor belakang R15 VVA India. Tapi, ini lebih ke adaptasi regulasi. Di Indonesia memang tidak ada kewajiban memasang mata kucing di motor-motor yang dijual di sini.

Jika melihat kondisi R15 VVA di India, selera konsumen tanah air lebih tinggi dibanding di sana. Konsumen di sini selalu menginginkan tampilan motor adalah sempurna, namun harga murah atau terjangkau. Sebuah pekerjaan rumah yang tidak ringan bagi produsen R2 di Indonesia.

Jika kondisinya seperti itu, yang jadi pertanyaan adalah mengapa produsen motor di sini cenderung masih menganut aliran desain India punya? Masih ingat dulu di awal-awal kemunculan Vixion, lampu utama masih bulat. Terlihat elegan dan ‘laki’ banget, namun di edisi kedua langsung diubah menjadi lampu segi banyak yang memang tren di India. Selepas itu, hingga kini hal itu terus saja terjadi.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*