Haruskah Rehat Sejenak Dari Hiruk-Pikuk Dunia 6 Tahun Ini?

Lagi memasuki zona kegelapan menulis nih bro, sehari bisa publish satu artikel sudah Alhamdulillah banget. Entah, sebulan terakhir begitu susah membangkitkan semangat itu, sesusah perut ini dibuat rata dada seperti dulu. Bahkan, sempat terpikir untuk berhenti sejenak dan melihat dari luar hiruk pikuk dunia blog, entah sejenak atau mungkin lama, pokoknya stop dulu. Tapi…

Syukurlah, pikiran itu masih kalah tebal dengan nostalgia yang dibangun sejak 2011 silam, tepatnya di bulan Mei ketika sebuah alamat blog baru hadir bernama karisnsz.wordpress.com. Ya, kenangan itulah yang tetap membuat pikiran dan tubuh ini seperti otomatis melawan setiap keinginan untuk rehat. Mirip antibodi bernama leukosit yang selalu menghalangi benda asing masuk dalam tubuh manusia.

Kenangan yang akhirnya membawa RA bisa mengenal dulur-dulur di jatimotoblog. Kenangan yang bikin bangga diri sendiri juga bahwa ‘bisa juga blognya bertahan selama lebih dari 6 tahun ini’. Padahal, jika dilihat pencapaiannya, jelas jauh dibanding teman-teman di luar sana yang hadir dalam periode yang sama. Bahkan, dengan teman-teman blogger baru sudah jauh tertinggal. Tidak masalah, sebab Yang Kuasa itu adil. Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Usahamu 10 hasilmu bisa sampai 10, usahamu 2 hasilmu gak akan pernah sampai 10.

Semangat menulis, semangat mengisi huruf demi huruf halaman new post di dashboard rideralam.com, menguap lebih karena ambisi dalam diri ini juga mulai redup. Ambisi untuk menjadikan blog kecil ini menjadi besar, ambisi untuk meraup rupiah demi rupiah, dolar demi dolar, ambisi untuk memperkecil angka di alexarank, tidak lagi semeluap 2-3 tahun yang lalu. Mungkin, itu ada hubungannya dengan hancurnya kejayaan wordads, bisa juga berhubungan erat dengan padatnya aktivitas di dunia nyata saat ini.

Logo rideralam kesekian kalinya

Namun, yang aneh adalah ketika semangat menulis menurun drastis, keinginan merubah identitas blog ini justru menguat. Merubah identitas bisa dibaca merubah logo blog. Ya, dalam beberapa bulan ini logo rideralam sudah mengalami perubahan hingga 3 kali. Untungnya blog ini bukan milik bersama, belum IPO di pasar modal yang mengharuskan segala sesuatunya mendapat ijin dari pemilik lain atau pemegang modal saham. Ini hanyalah blog pribadi yang sejak awal dikelola hanya satu orang, RA ya saya sendiri. Jadi, bebas mau dijadikan apa saja.

Logo RA yang juga telah berubah kesekiankalinya

Asal teman-teman tahu, biasanya semangat menulis (tepatnya ngeblog) selama ini menurun salah satunya karena kering ide. Tapi, untuk kali ini itu bukan lagi alasan. Ide tulisan sebenarnya banyak menumpuk di otak. Berita-berita otomotof roda dua serta olahraga (sepakbola) yang menjadi dua topik utama blog ini di luar sana gak habis-habis. Entah mengapa, kekayaan ide tidak juga bisa diterjemahkan ke dalam rangkaian kata demi kata.

Paragraf demi paragraf yang sampeyan baca dalam artikel baper ini pun tertulis dengan sendirinya. Awalnya mau menulis tentang penjualan sport 250cc bulan Oktober. Rencananya dua kalimat pembuka tulisan ini memang sebagai prolog saja untuk kemudian disambung dengan ide awal itu. Tapi, koq rasanya eman alias sayang kalau curhatan dua kalimat awal itu tidak dilanjutkan dengan curhatan kalimat demi kalimat berikutnya. Dan, inilah hasilnya.

Ini adalah upaya one day one article, sebab sudah jam 11.30 pm di hari Selasa home page rideralam.com belum juga kedatangan judul artikel baru. Masih setia dengan artikel hari Senin kemarin yang juga ditulis mendekati Selasa, jam 00.00 wib! Berharapnya, setelah menulis ini kemudian bisa muncul semangat menulis artikel demi artikel berikutnya. Semangat!

Dunia blog, dunia menulis (walaupun itu hanya re-write dari tulisan orang lain) sungguh menarik. Jika sampeyan terjun di dalamnya, apalagi tujuan awal menulis sekedar menyalurkan hobi, insya Allah ada kenikmatan sendiri, ada zat additif yang muncul dalam darah sampeyan, ada semacam candu yang membuat tubuh ini otomatis ingin menulis, sebesar apapun handicap itu ada. Apalagi kini, menulis sudah banyak reward yang biaa dihasilkan, rugi kalau tidak ikutan ambil bagian dari sejarah ini. Menulislah maka sampeyan akan masuk sejarah itu!

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*