About these ads

Category Archives: Pendidikan

A B C D Without E, Penampakan Lembar Jawaban UN Hari Ini

image

RiderAlam.com – Hari ini, Rabu (16/4) adalah hari terakhir Ujian Nasional tingkat SMA/MA/SMK. Mata pelajaran yang diujikan Bahasa Inggris dan Fisika/Ekonomi/Tafsir. Jam pertama adalah Bahasa Inggris yang dimulai pukul 07.30 – 09.30.
Read the rest of this entry

About these ads

Hari Ini Ujian Nasional Tingkat SMA/SMK/MA Serentak Dimulai

RiderAlam.com – Hari ini, Senin (14/4) hingga Rabu nanti (16/4) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan punya hajatan besar yaitu Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/SMK/MA atau yang sederajat. Adik-adik SMA/SMK/MA akan menentukan nasib belajarnya selama tiga tahun ke belakang demi sebuah kelulusan.
Read the rest of this entry

Ini Dia Jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional 2014!

image

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia akhirnya merilis jadwal resmi Ujian Nasional (UN) berbagai tingkatan sekolah.

Untuk tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA ujian masih seperti tahun 2013 yaitu bernama Ujian Nasional, sedangkan untuk tingkat Sekolah Dasar atau yang sederajat bernama Ujian Sekolah/Madrasah (US atau UM).

Berikut jadwal pelaksanaan Ujian Nasional/Ujian Sekolah/Madrasah:

SMA/SMK/MA: 14 – 16 April 2014
SMP/MTs: 5 – 8 Mei 2014
SD/MI: 19 – 21 Mei 2014

Jadwal di atas sebenarnya rada mepet dengan jadwal Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) yang diselenggarakan pada 9 April 2014. Entah apakah pelaksanaan UN di atas akan tatap sesuai jadwal atau bakalan “ngalah” dengan mundur ke akhir April misalnya?!

Yang jelas, nilai standar minimum kelulusan masih sama dengan tahun 2013 yaitu 5,5. Selain itu, tidak boleh ada nilai yang di-UN-kan yang di bawah 4. Sedangkan untuk kontribusi kelulusan adalah 60:40. 60% dari nilai UN dan 40% Nilai Raport Sekolah/Madrasah.

Tipe soal juga masih sama dengan tahun 2013, yaitu 20 tipe dengan tingkat kesulitan juga setara dengan tahun sebelumnya. Apakah dengan 20 tipe soal akan membuat UN menjadi sebuah ujian yang penuh kejujuran? Hehehehe…. yang berkecimpung di dunia mengajar pasti paham jawaban pertanyaan klise tadi. Sssstttt…..

Sementara itu untuk Jawa Timur terdapat sekitar 1,5 juta peserta didik yang akan mengikuti UN tahun 2014 nanti, demikian disampaikan Harun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur. Yang lulus?

Sumber:
News – detik, pusat-ujiannasional, surya, pemilu
Picture – gobekasi

Baca Juga:

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

email: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
whatsapp: +6287712727000

Pengumuman Hasil SBMPTN Dimajukan 9 Juli 2013, Siap-Siap!!

Sekedar info nih brosis, mungkin puluhan ribu peserta didik manunggu info ini, yup pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Dikutip dari Okezone, Panitia Nasional (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 sudah menetapkan majunya pengumuman hasil ujian tertulis SBMPTN 2013 pada Selasa, 9 Juli mendatang. “Pengumuman hasil ujian tertulis SBMPTN akan diumumkan pada 9 Juli 2013,” ujar Ketua Umum Panitia Nasional SBMPTN 2013 Akhmaloka saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (4/7/2013).

Jadi, siap-siap saja pantengin website resmi SBMPTN di 9 Juli 2013 nanti ya (http://www.sbmptn.or.id), oh iya kemungkinan mulai sore atau petang sudah ada hasilnya, soalnya di pagi/siang akan ada konferensi pers terkait hal tersebut. So, siap-siap ya menunggu hasil kerja keras dan doa kalian, masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri!

Oh iya satu lagi, siapkan mental. Gak lolos bukan akhir segalanya, masih banyak jalan menuju Roma. Buat yang lolos, silahkan bergembira, tapi cukup sehari saja, setelahnya siapkan diri untuk menyongsong dunia penuh idealisme, dunia kawah candra dimuka, dunia yang akan mencetak pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan!

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

E-mail: karis.nsz@gmail.com

Si Anarkis Itu Bernama (Oknum) Mahasiswa, Rakyat Yang Mana Yang Kalian Wakili!?!

Ilustrasi Demo Anarkis Mahasiswa (okezone)

Ilustrasi Demo Anarkis Mahasiswa (okezone)

RA pernah merasakan yang namanya jadi mahasiswa, kaum intelektual di atas rata-rata siswa-siswa sekolah menengah, kaum yang memiliki idealisme tinggi, entah idealisme dalam hal prinsip hidup, idealisme sebagai agent of change hingga idealisme sebagai wakil rakyat miskin. Pokoknya sebagai mahasiswa RA merasa punya tanggung jawab menyampaikan aspirasi siapapun yang “katanya” terdholimi. Padahal terkadang idealisme untuk benar-benar menuntut ilmu justru yang disingkirkan, ironi.

Perwujudan idealisme itu biasanya dalam bentuk melakukan demostrasi yang sayangnya bergigi ketika ramai-ramai. Tidak berani untuk one on one menyampaikan ide dan gagasan. Kasarnya, beraninya keroyokan!

Saat ini, ketika pemerintah berusaha untuk menyelamatkan keuangan negara dengan berusaha mengurangi subsidi bahan bakar minyak, idealisme sebagian mahasiswa tergelitik untuk menolak. Mereka mengatasnamakan rakyat menolak kenaikan BBM, walaupun RA yakin mereka tidak semuanya paham, rakyat yang mana yang mereka wakili. Dan RA pun yakin, rakyatpun tidak banyak yang mendukung aksinya. Terkadang malah sama sekali tidak respek dengan yang mereka lakukan.

Berdemonstrasi menyempaikan aspirasi sah-sah saja di negara yang katanya menganut paham demokrasi ini, tetapi ketika demonstrasi sudah diwarnai bakar ban, blokade jalan hingga rusuh merusak fasilitas umum dan melawan polisi, RA pikir itu sudah tidak murni mahasiswa yang terlihat. Oknum mahasiswa-mahasiswa provokator dengan bayaran nasi sebungkus dan uang rokok dari segelintir “orang penting” di negeri ini yang mulai mengambil alih. Tujuannya jelas hendak bikin rusuh, bikin chaos kondisi keamanan bangsa. Dan oknum mahasiswa model begini yang merusak citra mahasiswa secara umum.

Ayolah, sebagai kaum intelektual harusnya mereka lebih melihat fakta kenaikan BBM ini dari sudut pandang clear, netral dan demi kemajuan bangsa. Mereka harus tahu, harus sering membaca kenapa BBM ini harus naik. Logikanya begini, seandainya Indonesia ini kaya minyak seperti negara Venezuela (seliter bensin hanya 200 rupiah), mana mungkin BBM akan dinaikkan, akan disubsidi, pasti sejelek-jeleknya pemerintah, tidak akan menaikkan BBM sedemikian rupa. Artinya apa, ada yang salah dengan subsidi BBM ini.

Dengan subsidi BBM, harga premium (oktan 88) menjadi hanya Rp.4500,-/liter. Padahal premium ini impor dengan harga beli standar dunia anggap saja Rp.9000,-/liter. Indonesia belum mampu mencukupi kebutuhan premium dalam negerinya sendiri. Produksi minyak bumi kita hanya 840 ribu barel/hari, itupun tidak semuanya bisa diolah sendiri oleh pertamina. Minyak bumi kita berjenis heavy oil dan pertamina belum punya kemampuan mengolahnya menjadi premium, alatnya gak punya. Akhirnya jalan satu-satunya ya diekspor. Kita hanya bisa mengolah minyak jenis light sweet oil, tapi parahnya tidak banyak produksinya.

Alhasil, premium yang kemurahan ini menjadi ajang bisnis para mafia minyak negeri ini. Mulai dari pencurian minyak di pipa-pipa pertamina (yang jelas-jelas dilakukan tapi aparat tidak “mau” memberantas, kenapa ya? :D), penimbunan yang kemudian dijual ke luar negeri (Malaysia dan Singapura) dengan harga dunia (Rp.9000,-/liter, untung besar lho) hingga yang di dalam negeri, para mafia menimbun bbm subsidi untuk kemudian dijual ke industri-industri yang seharusnya mereka (industri itu) menggunakan BBM non subsidi. Akhirnya negara kehilangan pendapatan gara-gara mafia minyak ini puluhan bahkan ratusan triliun pertahun.

Hal di atas diperparah dengan ketidaksiapan sebagian rakyat Indonesia menjadi orang kaya. Secara finansial saat ini sudah banyak makin bertambah golongan kaum menengah ke atas yang salah satu indikasinya bisa membeli mobil berharga puluhan hingga ratusan juta. Namun, sayangnya kemampuan finansial mereka tidak diimbangi dengan kemampuan mental untuk siap kaya! Tidak jarang ditemui pemilik mobil pribadi masih saja ngisi BBM jenis subsidi (premium), padahal jelas-jelas premium adalah untuk rakyat kecil yang kurang mampu, berarti mental mereka masih mental orang miskin. Kaya harta miskin hati! Sorry to say…itulah faktanya!

So, anggap saja pemerintah jujur dengan kondisi keuangan negara yang makin parah jika subsidi dilanjutkan, seharusnya kita sebagai warga negara yang ngakunya baik mendukung apapun upaya mereka untuk menyehatkan kas negara, salah satunya ya mengurangi subsidi. Oke, pemerintah kita saat ini terlalu banyak kasus-kasus korupsi yang terjadi, tetapi naif kalau kita menganggap semua yang di pemerintahan adalah koruptor, lantas kita jadi apatis dengan semua kebijakan mereka. Biarkan saja dosa mereka, ya mereka yang nanggung, tugas kita adalah mendukung kebijakan pemerintah yang sekiranya membuat negara semakin maju. Urusan misalnya kebijakan itu salah, toh yang bertanggung jawab adalah mereka. Kita boleh mengkritisi, tapi jangan lebay pake merusak segala, jadi ketahuan kan aslinya seperti apa!

Biarkan premium naik, harga barang naik, ongkos transportasi naik, toh efek kejutnya hanya sementara, paling lama sebulan, setelah itu kita akan terbiasa dengan harga sekarang. Buktinya, ketika harga premium masih Rp.2000,-/liter kemudian sempat naik ke Rp.4500,-/liter lalu ke Rp.6000,-/liter dan turun lagi ke Rp.4500,-/liter hingga kemarin, kita masih bisa hidup bukan? Masih bisa makan bukan? Masih bisa beli beras bukan? Sepeda motor makin laris bukan? Bisa beli mobil bahkan. Artinya apa? Artinya adalah kemampuan kita beradaptasi, kemampuan kita menyesuaikan diri dengan kondisi riil di sekitar sangat tinggi. Harga boleh naik (toh tanpa BBM naikpun harga akan tetap naik) tapi daya beli kita juga sudah pasti akan naik, caranya? Semakin giat bekerja, kata pak Dahlan Iskan, kerja kerja dan kerja! Sebagai pelajar, ya tugas utamanya belajar belajar dan belajar! Jika itu secara istiqomah dan tawaddu’ dilakukan, insya Allah mau harga bbm dinaikkan kapan saja kita akan siap menghadapi!

So, kalian yang ngakunya mahasiswa rakyat mana yang kalian wakili? Kita lho muak lama-lama liat kelakuan kalian dalam berdemo, sangat-sangat anarkis, tidak sesuai dengan label mahasiswa yang kalian sandang, atau jangan-jangan mahasiswa kw nih? Demolah dengan tertib, jangan merusak fasilitas yang sudah ada. Mikir dong, negara kita ini fasilitas umumnya tidak banyak, kalau yang sedikit itu masih juga dirusak, lak tambah rugi dong. Mikirnya pake otak ya, jangan pake dengkul!!!

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

e-mail: karis.nsz@gmail.com

%d bloggers like this: