Thiago Silva, I Rossonero 2016

Thiago Silva, hingga 2016

MILANO – Ia mungkin pemain yang paling disesali Carlo Ancelotti. Sang pelatih, dua kali juara Liga Champions bersama AC Milan, merasa senang saat Thiago Silva pindah ke klub ini pada 2009. Buat Ancelotti pemain ini punya potensi untuk menjadi lebih kuat, jika tak lebih lebih baik, daripada Cannavaro dalam kondisi terbaik. Sayangnya, hanya beberapa bulan setelah Thiago Silva tiba di Milan (dan saat itu ia hanya dibolehkan main dalam dua laga persahabatan, sama seperti saat Pato pertama kali hijrah ke Italia pada 2007) sang pelatih dan klub berpisah. Dan, karenanya pelatih Chelsea sekarang itu tak pernah punya kesempatan untuk memanfaatkan bek itu, meski pemain Brasil itu melangkah untuk memulai petualangan profesionalnya yang sama. Tahun lalu pemain berusia 26 tahun itu menjalani musim yang hebat, tapi tahun ini luar biasa dan para fans Milan telah membuatnya salah satu favorit mereka. Bahkan ada pembicaraan di antara para fans bahwa Thiago Silva sama bagusnya dengan legenda klub, pemain yang memakai nomor enam, Franco Baresi.

Thiago Silva membuat debutnya untuk Milan dalam sebuah laga persahabatan, di Hannover, Jerman, pada 21 Januari 2009. Rossoneri memenangi pertandingan itu 3-2. Setelah itu ia memainkan tiga partai persahabatan lainnya dan kemudian membuat debut resminya lawan Siena pada 22 Agustus 2009. Sejak itu ia telah memainkan 80 laga resmi buat klub ini. Sepanjang musim ini, yang menghasilkan gelar scudetto ke-18 buat Milan, Thiago Silva hanya mendapat satu kartu kuning dalam 32 pertandingan. Ini berarti pemain internasional Brasil ini tak melakukan protes, tak melakukan pelanggaran keras, melainka mengandalkan kelas, kecepatan dan ketenangan. Ia tak suka berbicara tentang diri sendiri, tapi ia lebih memilih permainan sepakbolanya yang berbicara. Statistik Digital Panini menunjukkan ia telah menyelesaikan 1660 operan sepanjang musim. Seperti halnya tekel-tekelnya ada kelas tertentu yang muncul saat bola ada di kakinya. Kini, Thiago Silva, yang telah menjadi seorang ayah untuk kali kedua tahun ini dan juga langganan timnasnya, bisa memandang ke pertandingan lawan Udinese, sebuah liburan yang singkat, Copa America dan Piala Super Italia di Beijing. Dan para fans Milan bisa tenang dengan keyakinan bahwa bek tengah mereka sudah siap untuk memenangi segalaya yang harus dimenangi.

Sumber: http://www.acmilan.com/id/news/show/134077

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s