Awas Nyamuk!!

ktm indonesia

nguiiinnggg….nguiiinggggg….nguiiiinnggg….PLOK! kena deh hehehe….

Ayo bunyi apa itu? nyaris setiap orang pasti tahu bunyi apa itu, bunyi dari jenis hewan terbang yang mendapat julukan “little vampire”. Yup, NYAMUK atau kata orang barat sono adalah mosquito. Selain semut, nyamuk bisa dibilang hewan yang menjadi “sahabat akrab” manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Nih yang namanya Nyamuk lagi sedih

“Mama, aku digigit nyamuk” teriak seorang anak kecil ke mamanya
“Nyamuk sialan, main gigit-gigit aja huh!” remaja tanggung lagi sebel
“Anjritt…seneng amat ya gigit gw, darah gw enak ya?” ungkapan seorang 4l4y

Pertanyaannya adalah: Apa benar nyamuk itu menggigit?
Jawabannya adalah: SALAH! Nyamuk tidak menggigit dan tidak akan pernah menggigit. Nyamuk yang menurut sebagian besar (atau nyaris semua) orang “mengigit” ternyata adalah menghisap. Nyamuk menghisap menggunakan organ tubuhnya yang berada di bagian kepala yang disebut Proboscis. Organ ini yang bertanggung jawab terhadap rasa sakit kita ketika “digigit” nyamuk. Proboscis akan menancap kedalam tubuh manusia atau hewan melalui kulit, untuk kemudian mulai menjadi penghisap darah sampai kenyang, makanya disebut “littel vampire” si kecil penghisap darah.

Proboscis sedang menusuk ke pembuluh darah

Pertanyaan lainnya: Apakah semua nyamuk menghisap darah?
Jawabannya adalah: TIDAK! Hanya nyamuk betina dewasa yang menghisap darah manusia atau hewan. Lho koq? iya, namuk jantannya cuma makan nektar tanaman. Wah…wah…betina liar dunk hehehe…

Pertanyaan baru: Kenapa harus nyamuk betina yang menghisap darah?
Jawabannya adalah: Nyamuk betina membutuhkan darah yang cukup untuk menunjang aktivitasnya dalam mengembangkan telur. Jika mereka tidak mendapat darah yang cukup, maka si betina akan mati tanpa pernah bertelur. Tapi kalau dia kena bunyi ini PLOK!! sepertinya juga tidak akan bisa bertelur walau dah menghisap darah yang banyak, alias mati terkena hantaman manusia hehehe…

Anatomi Nyamuk. Sederhana

Pertanyaan lagi: Apa benar nyamuk yang menyebabkan penyakit demam berdarah atau kaki gajah atau malaria?
Jawabannya adalah: Setengahnya benar, setengahnya lagi tidak. Lho koq bisa? Nyamuk hanyalah vektor bagi beberapa penyakit. Vektor? itu lho sebagai pembawa. Habitat nyamuk yang tersebar luas dimana-mana (yang penting ada air) menyebabkan beberapa bakteri atau virus ikutan nempel dalam siklus metabolisme si nyamuk. Sehingga ketika si nyamuk menghisap darah manusia, ada semacam transfer bakteri atau virus ke dalam tubuh manusia dan masuk ke dalam aliran darah sehingga bakteri atau virus itu akan mengganggu metabolisme tubuh manusia dan menyebabkan sakit deh. Jadi, bukan nyamuk yang membuat manusia sakit DBD atau lainnya tapi nyamuk hanyalah pembawa sumber-sumber penyakit itu.

Pertanyaan berikutnya: Trus nyamuk apa dong yang menyebabkan penyakit-penyakit itu (DBD, Kaki Gajah atau Malaria)?
Jawabannya adalah: DBD (demam berdarah dengue) disebabkan oleh virus dengue dengan vektornya adalah nyamuk Aedes aegypti, Kaki Gajah (Filariasis) disebabkan oleh cacing filaria yang dibawa oleh nyamuk Culex spp. dan Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa bernama Plasmodium. Plasmodium ini biasanya suka ngikut di nyamuk Anopheles. Malaria merupakan pembunuh terbesar sepanjang abad, tercatat 300-500 juta jiwa per-tahun meninggal akibat penyakit ini (data organisasi kesehatan dunia, WHO). Wow!!

Aedes aegypti. Tersangka pembawa dengue penyebab Demam Berdarah
Anopheles. Si nungging pembawa penyakit malaria
Culex spp. Kaki gajah adalah penyakit yang dibawanya

Dah ah, itu sedikit informasi yang saya tahu, semoga berguna dan bisa membantu dari yang tidak tahu menjadi tahu. Kalau ada info yang bisa menambahkan, silahkan demi majunya dunia informasi hahahaha…lebay!

Advertisements

2 Comments

  1. Kayaknya memang ada salah persepsi tentang “gigitan” nyamuk karena iklan-iklan di TV (obat oles anti nyamuk, dll). Setelah baca ini iklannya kudu dicanti untuk menghindari tusukan dan hisapan nyamuk, maka pakailah obat ini…hihihi

Comments are closed.