[Addict] Tips Minum Secangkir Kopi Nikmat

ktm indonesia

[Ilustrasi] Nikmatnya Secangkir Kopi
Masih tentang kopi masbro, maklum ini salah satu jenis minuman yang bikin addict saya, selain itu mumpung ada artikel sangat bagus tentang kopi yang dimuat secara berseri oleh TEMPO online, jadi buat nambah-nambah wawasan ceritanya. Jika sebelumnya ada 11 Kopi Premium Indonesia, kali ini adalah membahas tentang cara menyajikan kopi dalam cangkir agar lebih optimal rasa dan aroma kopinya.

Rasa dan aroma kopi tidak hanya ditentukan oleh asal kopi, kandungan hara tanah asal, proses pasca panen saja, cara penyajian yang tepat juga begitu menentukan. Cara penyajian berperan penting dalam menyempurnakan rasa kopi. Agar hasilnya maksimal, penyaji kopi perlu memahami tekstur hasil penggilingan kopi, makin halus gilingan akan membutuhkan proses dan waktu seduh yang lebih singkat. Gilingan kasar biasanya membutuhkan waktu seduh sekitar 4 menit, yang halus 1 menit, dan untuk espresso hanya butuh 20-30 detik. Kopi harus diseduh dalam air dengan temperatur 88-96 derajat Celsius. Suhu tersebut akan tercapai jika kita mendiamkan sejenak, sekitar 1-2 menit, setelah air mendidih. Pada waktu itu, air mencapai titik panas 90 derajat Celsius. Hal tersebut dikemukakan oleh Mirza Luqman, Assistant Learning and Development Starbucks Indonesia.

Sementara itu, Toni Wahid, seorang penulis blog di Cikopi menjelaskan, ada dua cara baku menyeduh sesuai dengan protokol uji cita rasa kopi di dunia. Teknik itu berlaku untuk segala macam jenis kopi. Pertama, jenis tubruk atau menyiramkan air panas langsung ke bubuk kopi di dalam gelas. Kedua, french press, yaitu meminum kopi tanpa ampas di gelas. Cara yang sedang populer ini memakai alat berpenyaring. ”Setelah diseduh, kopi perlu didiamkan selama 3-4 menit agar kopi mengeluarkan seluruh aroma dan rasanya,” ujar Toni. Setelah dituang ke dalam gelas, kopi harus segera diminum ketika hangat supaya rasa dan aromanya masih kental. Perlu dibiasakan juga meminumnya tanpa gula, atau murni air kopi. ”Temannya kudapan manis atau asin. Cara itu membuat rasa kopi bercampur dengan enak di lidah,” katanya. Menurut Toni, kebiasaan menikmati kopi seperti itu dilakukan masyarakat di Jawa Tengah. Sambil meminum kopi pahit, mereka mengunyah gula aren. ”Itu soal selera saja. Tidak salah kalau ada yang mencampurkan gula dan susu di dalam kopi.”

Alat seduh + Kertas saring

Berbicara mengenai minum kopi tanpa ampas di gelas, hal tersebut sudah saya coba sebulan terakhir. Menggunakan kertas saring dan alat seduh keluaran Jepang (silahkan mampir di sini), minum kopi terasa semakin enteng dan nikmat, tanpa harus kuatir ampas masuk ke mulut. Memang, tidak semua orang suka minum kopi tanpa ampas, bahkan masih banyak yang berpendapat minum kopi tanpa ampas serasa ada yang kurang pas, tidak masalah sih, toh yang penting kan sama-sama minum kopi :D. Hanya yang perlu diingat adalah untuk tidak terlalu banyak asupan gula ke dalam tubuh, sebaiknya sedikit-demi sedikit mengurangi gula di dalam kopi. Tidak enak memang kalau sudah biasa minum kopi pakai gula (apalagi sampai manis banget), tapi itu hanya karena kebiasaan saja, jika kita biasa minum kopi dengan sedikit gula atau bahkan tanpa gula, lama-lama saya yakin akan nikmat juga, toh di dalam kopi sendiri sudah ada rasa manisnya. Satu lagi, jangan sambil merokok masbro hehehe…..

Advertisements

6 Comments

1 Trackback / Pingback

  1. [Addict] Nikmatnya Minum Kopi Adalah Ketika Mengetahui Cara Terbaik Menikmatinya « KarisNSZ | All About My Mind

Comments are closed.