Fanboy Dapat Apa Sih?

Profesi Bodoh: FANBOY!!
Profesi Bodoh: FANBOY!!

Indonesia itu pasar besar, semua negara mengakui itu, lha wong jumlah penduduknya saja 250 juta-an jiwa. Maka dari itu produsen-produsen luar negeri mau menancapkan kukunya di bumi nusantara ini, prospeknya sangat…sangat besar sekali (pakai amat dan banget :D). Jika melihat produsen roda dua, ada Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS, Bajaj (yang gak kesebut jangan marah ye :D) belum yang brand eropa, semuanya laku di pasar tanah air ini. Memang kuantitasnya tidak sama, tetapi sama saja judulnya, produknya terjual!

Nah, dari semua brand yang bermain di pasar roda dua tanah air, Honda dan Yamaha berkembang menjadi “musuh bebuyutan” walaupun bisa saja pada  kenyataannya di balik meja mereka “bekerja sama”, maklum sama-sama Jepang punya, who knows?

Saking ketatnya persaingan dua brand Jepang ini bahkan sampai membuat kita (kitaaa…??? Lo kali :D) begitu mendewakan keduanya. Akhirnya muncullah istilah FBH dan FBY, Fanboy Honda dan Fanboy Yamaha. Fanboy-fanboy ini sepertinya berani mati untuk membela brand-nya. Padahal boleh jadi si produsen tidak kenal para fanboy tersebut. Jadi lucu bukan yang kita bela mati-matian justru gak kenal kita hahaha….

Saya jadi berpikir, apa yang dipikirkan oleh petinggi Honda dan Yamaha ya tentang fanboy-fanboy ini. Apakah mereka peduli dengan keberadaan si fanboy? Apakah mereka senang-senang saja ada fanboy, promosi gratis lho! Atau seperti yang dibilang di atas, mereka justru tidak tahu kalau ada fanboy? Kalau tidak tau sih kayaknya ga mungkin lah ya brosis, secara sekarang media online sudah mewabah, kalau tidak peduli mungkin saja terjadi hehehe…

Yang pasti dengan adanya fanboy, Honda dan Yamaha semakin terkenal, semakin jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya, yang muaranya adalah penjualan mereka semakin tinggi dan keuntungan juga semakin berlipat. Fanboy sendiri dapat apa? Capek doang! dah gitu nambah-nambahin dosa akibat ulah mereka yang suka menghina dan menjelek-jelekkan orang lain yang gak se-merk dengan mereka hahahaha….

Silahkan dikoreksi dan dikomentari, semoga bermanfaat!

Advertisements

24 Comments

  1. saya sbg penikmat r2 butuh informasi dari blogger. Tapi saya miris melihat para fanboy yg terus cela-celaan dan saya pun terganggu melihat komen saling mencela pdahal artikel blogger sangat informatif dan bermanfaat. Alih-alih ingin mendapat informasi r2 malah mata sepet lihat fanboy saling mencela.
    Salam kenal masbro.

  2. Dulu, beberapa tahun yang lalu, jaman agregator r2 cuma ada indomotoblog seorang, jaman komentator2 handal seperti Guspur (ada yang ngga tau Guspur? wah sayang sekali) masih aktif di kolom komentar blog2 roda dua dengan argumen2nya yg berkualitas tapi bikin panas :mrgreen: , yang namanya fansboy itu memang benar adanya. Definisi fansboy di sini adalah orang2 yang benar2 memiliki, menggunakan dan menyayangi sepeda motor merk tertentu dan rela membela mati2an merk pujaannya karena ego pribadi. Mereka benar2 senang mengelu2kan merk tertentu murni karena mereka memang puas dengan merk yg mereka pakai, dan ingin membagi pengalamannya meskipun bertentangan dengan pendapat fansboy merk laen yang juga puas dengan kualitas merk yang dipujanya. Makanya dulu sering terjadi perang argumen yg panas antara fansboy2 ini di kolom komentar. Tapi meskipun panas, dan cenderung kurang etis, kita masih bisa menikmati membaca komentar2 mereka yang kadang argumennya bagus, kadang juga ngasal, dan terkadang senyam-senyum sendiri meskipun komentar2 itu jumlahnya sampe ratusan dalam satu artikel. Tapi jaman itu sudah berlalu.
    Sekarang fansboy2 tersebut boleh dibilang sudah punah. Saya katakan sekali lagi : SUDAH PUNAH. Sebagian ada yang beralih profesi menjadi blogger r2 yang berusaha berbagi pengalaman dan suka dukanya dengan motor merk pujaannya dengan kalimat2 yg lebih bijak (dibanding waktu jadi komentator dulu :mrgreen:), sebagian lagi ada yang udah bener2 pensiun sebagai komentator dan menghilang dari dunia maya.

    Ya benar! Fansboy roda dua sudah punah. Fansboy roda dua sudah tiada. Sekarang yang ada cuma ANTEK ANTEK BAYARAN ATPM TERTENTU, pegawai2 suruhan ATPM yang menyamar berpura2 menjadi komentator, yang senangnya bikin kerusuhan, memutarbalikkan fakta, berusaha mengalihkan perhatian publik (komentator) dari pemberitaan produk merk lawan, berusaha mengacak2 pola pikir publik dengan komentar2 bernada iklan terselubung, penghinaan2 tidak berdasar, argumen2 konyol, dan klonengan2 yang siap mengobrak abrik kolom komentar dengan komentar2 palsu dengan tujuan supaya komentator asli batal atau enggan membahas merk2 tertentu yang sedang diberitakan oleh sang blogger.

    Terdapat perbedaan yang jelas antara komentar2 yang dibuat oleh fansboy dan komentar2 yang dibuat oleh ANTEK ANTEK BAYARAN ATPM ini. Karena pada dasarnya, dua golongan ini memang memiliki niat dan tujuan yang berbeda, dan itu tercermin dari komentar2 mereka. Jadi, saya tekankan sekali lagi :

    WASPADALAH TERHADAP BAHAYA LATEN ANTEK ANTEK BAYARAN ATPM!

    • Wah,setuju banget mas.antara fans boy dan sales motor sebenarnya bisa dibedakan kok,yg jelas segila2nya fans boy komennya masih bisa kena di logika,tapi klo udah sales wah klo udah ngebela motor rata2 omongannya gak masuk akal.dan yg model sales begini yg banyak di kolom komentar,nggak malem nggak pagi nggak siang bahkan subuh2 jg mantengin blog,sampe segitunya,jelas kerjaannya apa lg klo bkn sales motor,bikin sepet mata aja

  3. Kadang ada ANTEK ANTEK BAYARAN AHM yang nyamar jadi fansboy yamaha, kadang ada ANTEK ANTEK BAYARAN YIMM yang nyamar jadi fansboy honda

Comments are closed.