Sepeda Motor Berbahan Bakar Udara, Top Speed Capai 139 km/jam!

Sepeda motor tenaga bahan bakar fosil? sudah biasa dan memang masih sangat dominan hingga kali ini. Sepeda motor tenaga listrik? alternatif yang coba dilakukan para ahli dan pecinta lingkungan, namun sayang tidak juga menjadi domain massal hanya sebatas eksperimen. Sepeda motor hybrid? gabungan kedua teknologi diatas ini juga nasibnya masih sebatas uji laboratorium, belum mampu keluar dari bayang-bayang motor konvensional. Apa persamaan ketigga teknologi di atas? Sama-sama menyebabkan polusi udara dari hasil pembakaran baik langsung maupun tidak langsung, hanya berbeda sumber dan tingkat ke-polusiannya.

Sepeda Motor Berbahan Bakar Udara mampu mencapai 139 km/jam. Masa Depan Cerah
Sepeda Motor Berbahan Bakar Udara mampu mencapai 139 km/jam. Masa Depan Cerah nih… (pic. duniamotor)

Ada satu lagi teknologi motor yang sebenarnya sudah sangat lama ditemukan, tetapi sangat jarang disentuh, yaitu sepeda motor tenaga udara. Lha, kayak onthel dong hehehe…. Ide sederhana namun high class technology ini ternyata sudah pernah dilakukan  yaitu kendaraan berbahan bakar udara pertama di abad 19. Wow…berarti sudah 2 abad yang lalu ya, tetapi sampai sekarang masih belum berkembang juga. Padahal kalau dipikir secara logika bahan bakar udara jelas sangat melimpah dan tidak akan pernah habis. Selama bumi ini masih ada dan belum kiamat, maka udara juga masih akan tersedia melimpah yang berarti sumber bahan bakar untuk kendaraan tidak akan pernah kehabisan, gratisan pula. Mampus aja ntar produsen BBM tuh hehehe….

Desainer asal Australia, Dean Benstead berhasil menciptakan sepeda motor berbahan bakar udara ini. Udara bertekanan tinggi disalurkan melalui transmisi lama untuk menggerakkan rantai dan rodanya. Selain itu yang keren lagi adalah kompresor elektriknya memperoleh tenaga dari sinar matahari, jan hijau tenan ki… Namun yang paling mengesankan adalah out put yang dihasilkan dari teknologi ini, top speed yang berhasil diperoleh adalah 139 km/jam, sadis bukan untuk sebuah bahan bakar gratisan. Dan satu lagi, dengan tangki berisi penuh maka motor ini bisa menempuh jarak 96,5 km. Sangat-sangat lumayan, tinggal diatur lagi kapasitas tangkinya agar jarak tempuh menjadi lebih panjang.

Mungkin yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara mengisikan udara ke tangki, bisakah selama motor berjalan sambil menghirup” udara untuk kemudian dikompresikan sehingga tangki akan terisi terus. Tapi, terlepas dari rumitnya teknologi ini, pengisian, konversi udara hingga harga part-nya nanti, teknologi ini sangat-sangat bagus untuk dikembangkan. Apalagi emisi yang dihasilkan mencapai 0% sehingga lingkungan akan lebih sehat, maklum bumi kita ini sudah semakin berat bebannya akibat perkembangan jumlah manusia yang semakin menggila.

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Advertisements

18 Comments

Comments are closed.