Derasnya Informasi Harus Diimbangi Kecerdasan Menerimanya!

ktm indonesia
image
pic. google

Pengaruh news media seperti blog memang terasa massive atau besar, apalagi jika blognya sudah level dewa alias blog artis atau blog yang punya hits harian di atas rata-rata. Sebut saja tmcblog dan iwanbanaran. Informasi yang beliau berdua berikan sudah pasti akan jadi rujukan bagi masyarakat terutama pecinta otomotif roda dua. Tidak terkecuali blog ecek-ecek ini.

Namun, derasnya informasi serta keakuratan berita yang mereka suguhkan tentu harus diimbangi kualitas si pembaca. Maksudnya adalah pembaca ataupun komentator harus bisa menelaah informasi yang diperoleh secara utuh dan komprehensif. Halah….

image
pic. google

Akan menjadi sebuah ironi ketika ada berita yang disampaikan oleh blogger lewat blognya, hanya gara-gara cuma membaca judulnya saja sudah ambil kesimpulan, salah pula! Memang, judul itu merepresentasikan isi sebuah tulisan, tetapi sebuah judul yang biasa-biasa saja alias datar-datar saja tentunya tidak akan membuat orang tertarik meliriknya apalagi membaca isinya. Nah, bisa saja si blogger menampilkan judul yang sedikit kontroversial, tentunya dengan harapan akan menarik perhatian pembaca dan calon pembaca, dan ini sah-sah saja dalam dunia perbloggeran (lha wong bukan karya tulis ilmiah koq), maka para pembaca harus cerdas menyikapinya. Baca sampai tuntas isi berita tersebut, tarik kesimpulan berdasarkan hasil bacaannya, bukan hanya berdasarkan judul. Insya Allah hasilnya tidak akan melebar apalagi salah tangkap.

image

Contoh terkini adalah ramai-ramai perdebatan tentang speed CB150R gara-gara judul artikel yang ditulus oleh mas iwb (silahkan lihat). Judulnya memang provokatif, tapi seandainya tulisannya dibaca sampai selesai maka judul tersebut hanyalah judul sebagai pemanis dan ungkapan dari salah satu pembaca yang menanyakan tentang jumlah speed CB150R yang menurut temannya 5 padahal seharusnya memang 6! Andaikan hanya judul yang dilihat, pasti kejadiannya akan menimbulkan kontroversi. Hadeuh…..

Mungkin sedikit koreksi untuk penulisan kalimat judul tersebut adalah perlunya pemberian tanda baca “……” pada awal dan akhir kata dalam judul sebagai arti itu adalah kutipan kalimat langsung dari kalimat ungkapan si objek berita. Jadi bukan kalimat langsung dari si blogger. IMHO

Yang jelas adalah segala sesuatu memang harus dikerjakan dengan tuntas tas….taaaass….agar tidak menimbulkan keraguan dan meminimalisasi kesalahan. Sekian!

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

E-mail: karis.nsz@gmail.com

Advertisements

Comments are closed.