Akhirnya Tiba Juga, Milan Pecat Allegri!

image
Massimiliano Allegri Resmi Dipecat Milan (mozzartsport)

RiderAlam.com – Milanisti seluruh dunia dipastikan memantau perkembangan terbaru dari tim kesayangannya, AC Milan. Pasalnya, Senin (13/1) Milan resmi telah memecat pelatih yang sudah 4 musim menangani, Massimiliano Allegri.

Pemecatan Allegri tidak lepas dari performa buruk Milan di Serie A yaitu hanya berada di peringkat 11 liga dengan selisih hanya 6 poin dari zona degradasi. Sebuah posisi yang sangat buruk untuk tim selevel Milan yang biasanya di 3 besar papan atas.

image
Peringkat 11 untuk tim sekelaa Milan adalah bencana

Pekan ke-19 alias paruh musim Serie A menjadi titik balik keputusan direksi Milan melepas Allegri. Bertandang ke tim promosi, Sassualo, Milan harus dipaksa bertekuk lutut via quat-trick Domenico Berardi yang hanya mampu dibalas 3 gol punggawa Rossoneri. Ironisnya, Milan sebenarnya sudah unggul 2 gol di 15 menit pertama via Balloteli dan Robinho, namun selanjutnya Sassualo sukses menggelontor gawang Abbiati 4 gol. Alhasil, kekalahan ke-7 Milan ini membuat direksi memutuskan memecat Allegri. Untuk sementara Mauro Tassotti (asisten pelatih) memegang kendali pelatihan hingga ada pelatih baru.

Adapun kandidat pelatih baru Milan mencuat dua nama, yaitu Pelatih tim primavera sekaligus legenda Milan sendiri, Filippo “Super Pippo” Inzaghi dan pemain Botafogo asal Belanda yang juga legenda Milan, Clarence Seedorf. Kalau RA sih lebih sreg ke Super Pippo, kemampuan melatihnya sudah terbukti di tim muda Milan sehingga lebih memahami filosofi kepelatihan Milan.

image
Rasio kemenangan Allegri di Milan hanya kalah dati Don Carlo

Kembali ke Allegri. Sebenarnya Allegri cukup sukses sebagai pelatih Milan. Di musim debutnya 4 tahun lalu, Alegri sukses membawa Milan Scudetto Serie A. Saat itu Milan masih diperkuat Alessandro Nesta, Thiago Silva, Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi hingga Zlatan Ibrahimovic. Namun, setahun berikutnya eksodus pemain bintang menjadi rintangan pertama Allegri meneruskan kejayaan. Seedorf pindah ke Liga Brazil, Inzaghi pensiun, Nesta ke MLS, namun posisi runner up di klasemen akhir masih bisa diraih. Lalu, setahun kemudian kondisi Milan makin parah, dua bintang mereka Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic dilego ke klub kaya baru PSG, kekuatan Milan makin keropos. Beruntung posisi tiga serie A masih bisa diraih dan ganjarannya adalah Liga Champions.

Dan di musim ini, dari 19 pertandingan di paruh musim, Allegri hanya mampu mempersembahkan posisi 11 dengan 5 kemenangan dan masing-masing 7 seri dan kalah. Kedatangan Mario Balotelli, Giampaolo Pazzini, Alessandro Matri hingga yang teranyar Adil Rami dan playmaker Jepang, Keisuke Honda tidak mampu menyelamatkan Allegri. Allegripun dipecat.

image
Seedorf dan Inzaghi kala membantu Allegri membawa Milan Scudetto (sportveai)

Pelatih Milan selanjutnya dipastikan menanggung beban berat, yaitu meraih peringkat 3 Serie A sebagai batas akhir peserta Liga Champions. Namun, sesungguhnya pelatih anyar Milan nanti, siapapun itu, sudah diwariskan komposisi pemain yang mumpuni, tinggal bagaimana meracik strategi dan taktik di atas lapangan agar seluruh kemampuan pemain bisa keluar. So, bagaimana nasib Milan di akhir kompetisi Serie A musim 2013-2014 nanti? Milanisti seluruh dunia pasti mendoakan yang terbaik bagi tim.

Baca Juga:
[display-posts tag=Milan]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

email: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
whatsapp: +6287712727000

Advertisements