Kronologi Perjalanan Mencari Pengganti Sipio

image

RiderAlam.com – Seperti yang sudah RA ceritakan sebelumnya bahwa Sipio sudah dilego (Selamat Jalan Sipio) dan alasan-alasan kenapa Sipio dilego, akhirnya mau tidak mau RA harus segera mengganti posisi Sipio dengan kuda besi lain (mau boyong R4 belum ada rejeki cukup) untuk membantu mobilitas RA sehari-hari.

Ada BEBERAPA MOTOR yang menjadi alternatif pilihan, namun yang jelas ada dua kategori yang diinginkan yaitu MATIK ATAU SPORT (lagi). Untuk matik, RA kesemsem dengan punyanya pabrikan berlogo sayap tunggal yaitu VARIO ISS. Target pertama, VARIO ISS. Selain itu sebenarnya naksir juga dengan matik barunya Yamaha, New GT125, namun RA yakin postur yang tinggi besar tidak akan membuat GT125 terlihat seperti motor, bakalan terlihat seperti sepeda mini jika RA yang naikin hehehe….

Akhirnya, hari itu Selasa sore ba’da ashar (18/2) dengan meminjam Mio Soul adik sepupu (kebayang ya RA naik Mio Soul hahahaha…) joss ke dealer Honda di timur alun-alun kota Situbondo. Begitu RA nyobain naik ke jok VARIO ISS, beeehhh…. lutut mentok bodi depan, ketika stang dibuat belok juga nyaris mengenai lutut. TOTALLY FAILED, VARIO ISS BATAL! Dan akhirnya RA males mau nyoba Vario jenis lainnya, putus asa plus malu dilihatin mbak-mbak espegehnya.

Target kedua adalah NEW MEGAPRO FI. Secara dimensi NMP-FI lumayan cocok dan pas ke RA. Gede, stang tinggi, ergonomi nyaman, namun begitu RA lihat penampakan si tutup tangki njendul jadi ilfill apalagi ditambah mlototinnya dari depan, headlamp kondenya bikin males. Coba NMP-FI ini yang mendesain Yamaha, mesin tetap Honda, joss wis. Imho. Jadi, NMP-FI coret!

image

Target ketiga adalah NEW V-IXION LIGHTING (NVL). Mengapa NVL menjadi prioritas ketiga? Sebab RA sudah pernah test ride, walau performa oke, namun dimensi motor yang agak kecil (versi RA) menjadi handicap. Namun, keunggulan NVL menurut RA adalah nama besar V-Ixion-nya. Gesit, teknologi sudah terbukti, ketangguhan mumpuni dan yang menjadi poin plus bagi RA adalah konsumsi bahan bakarnya yang termasuk irit. IRIT ADALAH PRIORITAS pilihan kali ini setelah pengalaman 3 tahun bersama Sipio.

Di dealer sebelah barat Taman Makam Pahlawan Situbondo, menjadi tujuan RA melihat-lihat display beberapa produk pabrikan garpu tala tersebut. Di bagian depan berjejer matik-matik andalan seperti Mio J dan Soul GT serta X-Ride. Namun, RA sama sekali tidak mengindahkan keberadaan matik-matik mungil tersebut (you know what I mean) hehehe…. perhatian RA langsung ke sosok NVL warna putih-merah yang terlihat ada sekitar 4 unit. Dan ternyata ada satu NVL warna hitam yang displaynya agak di belakang, RA TERTARIK dengan warna hitam-abu abu ini.

Nanya HARGA, ternyata sudah mencapai Rp. 23.925.000,-. “Mari mas, ini harga vixsennya, ada potongan 300 ribu kalau mas belinya cash”, tiba-tiba ada yang ngomong di sebelah RA (kapan datengnya sih….). “Owh… oke mas, sik tak liat-liat dulu ya”, dengan agak kaget RA jawab.

Karena tertarik dengan sosok NVL tadi, RA pun segera nego harga. Kalau 23,925 juta dipotong 300 ribuw berarti 23,625 juta. Wah, masih tinggi. Sebelumnya RA sudah nanya sana-sini, termasuk adik sepupu yang juga baru boyong NVL Gold, pasaran NVL di Situbondo masih bisa di bawah itu. RA tawar hingga 23,4 juta, dengan harapan bisa di 23,5 juta jatuh-jatuhnya. Nego sekitar 30 menit, akhirnya masnya sepakat unuk melepas NVL black-grey dengan banderol 23,5 juta. Harga yang memang sudah harga pasaran NVL di area Situbondo. Oh iya, dapat bonus jaket (jaket koq kayak kaos, tipiiiss) dan helm full face, RA pilih warna putih (hitam dah punya, merah juga masih ada hadiah Sipio dulu). Setelah deal, cek unit sana-sini, akhirnya NVL RA boyong ke rumah sekitar 6 jam setelah Sipio dilego.

image

Seperti biasa, masnya bilang untuk STNK maksimal 15 hari, BPKB keluar sekitar 3 bulan setelah pembelian. RA maklumi ini, sebab dulu pengalaman kala boyong Sipio juga seperti itu, dan Alhamdulillah sesuai waktunya. Entah yang sekarang, berhubung dari pihak kepolisian lagi bermasalah dengan kasus korupsi simulator SIM petingginya yang akhirnya imbasnya merembet ke rakyat kecil. Bahkan, nomor polisi-pun RA belum dapat, kata si salesnya nopol terserah nanti dari samsat, saat ini tidak bisa memilih dulu. Padahal, waktu boyong Sipio ada beberapa pilihan nopol waktu transaksi di dealer.

Biarlah, yang penting RA ada kendaraan yang ready untuk digeber harian menemani rutinitas mencari mata penghidupan. Ya, beginilah brosis nasib punya POSTUR TINGGI BESAR dan kemampuan FINANSIAL PAS-PASAN, pilihan kuda besi tunggangan sangat-sangat TERBATAS. Namun, RA bersyukur walau secara dimensi NVL masih kekecilan dibanding postur RA,  tapi setidaknya masih bisa beli motor baru hehehehe…..

Oke deh, itu tadi cerita kronologi atau perjalanan mencari pengganti Sipio. Bagaimana brosis?

Baca Juga:
[display-posts tag=nvl]
[display-posts tag=sipio]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Twitter: @karismapr
e-mail: karis.nsz@gmail.com

Advertisements

29 Comments

  1. selamat mas brooooo… hitam gray sama punya saya, cuman harganya jauh buedanya,, 26,5jt untuk sorong papua beli 4 Maret 2013 sampai sekarang Alhamdulillah BPKB belum keluar ๐Ÿ™

  2. wo… gak pilih yg merah hitam kang? hehehehe

    wah, nanti motor irit kalau yg naikin ‘gak irit’ jadinya bisa boros juga kang, mungkin bodinya perlu ‘diiritin’ juga, hehehehehehe

  3. Mas mau tanya ni, kn mas RA dh ckup lma ngingu nsz. Sy rncana mau beli antara byson atau nsz utk dpke jngka wktu lma. Biaya perawatan&harga spare part nsz mahal/menguras kantong gk? Keawetan kseluruhan gmn? Jg konsumsi bbm gmn mas? Maklum, ekonomi masih pas2n, jd smua itu jd pertimbangan.Terimakasih.

    • Memang pilihannya harus dua itu ya mas? Kalau selama 3 tahun pakai nsz, yang paling terasa itu ya konsumsi bbm nya. Asal tidak terlalu banyak modifikasi, part2 nsz awet. Kalau Byson saya kurang paham, namun yg jelas performa msh jauh dr nsz, keiritan beda tipis tapi kalo masbro suka modif ya enakan Byson, banyak aksesorisnya dibanding nsz. Kalau mau nyari yg irit, cati yg injeksi saja masbro

  4. salam kenal bro,
    Gmna kesan adaptasi scorpio to nvl nya?
    Kondisi sy sm prsis,cm msh prthanin sipio smpai skrng.

  5. wah?
    naik Vario dengkul mentok ke tebeng depan?
    pasti mas RA ini tinggi gede sekali.
    soalnya tinggi saya 180 dan sering naik Vario, Vario 125, dan Spacy tanpa mentok (kalau matic Yamaha memang dengkul mentok semua).

1 Trackback / Pingback

  1. 8 Alasan Memilih New V-Ixion Lightning | RiderAlam | blog รจ Karis

Comments are closed.