Jawaban Kenapa Marquez Dan RC213V Begitu Unggul di Straight Lurus Dari Lorenzo Dan M1

image
pic. tribunnews

Rideralam.com – MotoGP Mugello 2014 masih menyisakan cerita. Duel seru 7 lap terakhir antara Lorenzo dan Marquez memang seolah-olah mengembalikan “ruh” tontonan MotoGP yang di 5 seri sebelumnya mulai hilang.

Total ada sekitar 11 pergantian posisi 1-2 antara kedua pembalap Spanyol tersebut di 7 lap akhir Mugello 2014, sebuah kejadian yang nyaris tidak mungkin terjadi jika melihat dominasi Marquez dan apesnya Lorenzo di 5 seri sebelumnya.

Jika brosis menyaksikan balapan tersebut pasti sepakat kalau Marquez dan Honda RC213V begitu unggul di straight lurus, namun sebaliknya Yamaha M1 dan Lorenzo sangat kuat di tikungan. Bahkan beberapa kali momen di akhir straight terpanjang Marquez bisa mendahului Lorenzo, namun segera dibalas di tikungan oleh black mamba.

Kira-kira kenapa Marquez dan RC213V begitu dominan di trek lurus? Ada dua strategi Marquez dan timnya di Repsol Honda yang kurang lebih bisa menjawab pertanyaan di atas. Pertama adalah slipstream atau memanfaatkan tenaga lawan di depannya untuk mempercepat motor, meminimalisir hambatan angin yang sudah dialami pembalap di depan untuk kemudian memanfaatkan daya dorong ke depan untuk menyalip. Strategi slipstream ini sudah direncanakan oleh Marquez dan tim sebelum lomba berdasarkan pengalaman race di tempat sama musim lalu.

Strategi kedua adalah penyempurnaan dari strategi pertama yakni melakukan ubahan pada gigi 6 RC213V. Entah settingan apa yang digunakan, namun yang jelas ubahan ini membuat motor menjadi memiliki power besar saat di trek lurus. Jadi, ketika RC213V anggap saja kalah di tikungan, namun sudah menabung keunggulan posisi sesaat sebelum memasuki tikungan, jadi saat keluar tikungan jarak tidak terlalu jauh dari lawan sehingga saat straight lagi bisa kembali unggul.

Teknikal banget ya… itulah kenapa pembalap hebat tidak saja berdasarkan bakat yang dibawanya dari lahir namun juga kecerdasan membaca situasi untuk kemudian membuat strategi di lapangan. Untuk ini, Marquez sudah membuktikannya!

Baca Juga:
[display-posts tag=motogp2014]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Contact me on:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
whatsapp: +628 77 1 2727 000

Advertisements

8 Comments

  1. yup startegi Marc emang joss, sbtulnya topspeed Pedrosa lebih tinggi tp malah mlempem coz mmg skilnya dbwh MM,JL,VR, cmn mmg MM bgitu lincah n smart, keunggulan topspeed yg cmn sdkit aj bs dgunakan utk figt lawan JL yg mmg pembalap dg perhitungan luar biasa…
    btw mmg konstruksi mesin V menjanjikan power lebih gede drpd inline kok, sejak jaman GP500, hampir semua mesin inline selalu kalah dari mesin V. YZR500, NSR500 yg langganan juara pada versi finalnya pake mesin V4, yg mmg menjanjikan power paling gede..
    tapi kenapa di era 4stroke, yamaha malah kukuh dg mesin 4-inline, mungkin alasan kemudahan pengendalian

Comments are closed.