Hasil Akhir Real Count Pemilihan Presiden 2014, Indonesia Punya Presiden Baru!

image
Real Count Pemilihan Presiden 2014 (pic. detik)

Rideralam.com – Akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara masing-masing capres-cawapres 2014 pada Selasa (22/7). Capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih 62.576.444 suara atau setara 46.85% sedangkan capres-cawapres nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih 70.997.833 suara atau 53.15%.

Dengan demikian, maka Joko Widodo-Jusuf Kalla akhirnya secara resmi memenangkan “pertarungan” memperebutkan hati rakyat Indonesia dan berhak menjadi Presiden-Wakil Presiden untuk masa bakti 2014-2019.

Semoga beliau berdua benar-benar merepresentasikan kepentingan rakyat Indonesia. Mampu mengemban amanah rakyat Indonesia untuk membawa negara ini lebih baik dalam segala hal. Semoga Indonesia mampu bangkit dari keterpurukan selama ini yang notabene disebabkan anak bangsanya sendiri yang doyan korupsi dan sejenisnya.

Buat yang kalah, semoga menerima dengan lapang dada, berjiwa besar terlepas dari berbagai kecurangan di sana-sini sesuai klaim mereka. Legowo saja menerima hasil keputusan dan mulailah bersikap ksatria oposisi. Kawal pemerintahan dengan sikap yang kritis, tentu saja kritis membangun bukan menjatuhkan.

Terakhir, buat Jokowi-JK buktikan bahwa bapak berdua bukanlah boneka seperti yang ramai berkembang selama ini. Ingat, bertanggung jawablah kepada rakyat, bukan mereka-mereka di belakang kalian!

Sekali lago, selamat kepada Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia Periode 2014-2015! Indonesia Jaya!!

Baca Juga:
[display-posts tag=indonesia]

Silahkan dikoreksi dan didiskusikan, semoga bermanfaat!

Contact me on:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
whatsapp: +628 77 1 2727 000

Advertisements

9 Comments

  1. Prabowo bawa ke pengadilan th, nuduh org curang sembarangan dan nuduh KPU nda becus dan berpihak. Ayo buktikan jgn fitnah saja dari dulu ah jendral mental tempe pengecut

Comments are closed.