Ketika Yamaha & Honda Saling Sentil, Konsumen Rajanya!

image

Rideralam.com – Honda dan Yamaha, dua brand roda dua yang saling bersaing ketat didunia permotoran tanah air. Kompetisi antar keduanya membuat brand lain hanya bisa mengintip celah kekosongan pasar, maklum line up varian keduanya nyaris mengisi semua segmen. Kompetisi yang ketat tidak jarang justru menguntungkan konsumen. Ambil contoh R15 vs CBR150R Lokal.

Yamaha R15 hadir lebih dulu dengan jarak hanya hitungan bulan dari Honda CBR150R Lokal. Sebenarnya, di segmen sport 150 cc full fairing, Honda lebih dulu hadir lewat CBR150R Thai. Namun gaung si CBU mendadak tidak populer dengan banderolnya yg selangit, setidaknya bagi kebanyakan orang. Alhasil, 3 tahun diluncurkan AHM harus menerima nasib penjualan CBR150R Thai anjlok. Namun, AHM masih bergeming dengan tetap memasarkan si CBU, sebuah kondisi yang bisa dipastikan karena tidak ada pesaing. Honda gitu, mesti dicubit dulu buat sadar.

Hingga akhirnya Yamaha melokalkan YZF-R15 dari Indihe. Tanpa basa-basi harga yang dipatok YIMM benar-benar melululantakkan si CBU, tanpa pesaing saja sudah ngos-ngosan penjualannya apalagi hadir pesaing dengan banderol nyaris setengah harga. R15 seharga di bawah 30 juta berbanding CBR150R Thai di atas 40 juta. C’mooonn… AHM terbangun atau kalau mau dibilang pecah kepala batunya.

image

Singkat cerita, hadirlah project K45 yang kelak kemudian kita kenal dengan CBR150R Lokal. Karena dilokalkan, harga K45 menjadi luar biasa turun dibanding CBU. Bahkan, bisa lebih murah dari R15. Bukan sesuatu yang luar biasa jika melihat perbandingan sumber daya AHM dengan YIMM.

Pertarungan seimbangpun dimulai. R15 dengan ciri khas Yamaha, desain sporty a la R-Series dan dengan fokus total oleh YIMM membuat R15 direspon luar biasa oleh pasar. Bahkan inden online diluar ekspektasi pihak YIMM sendiri, membludak! Lalu, CBR150R Lokal juga mulai mengikuti cara Yamaha dalam hal marketing. Kelebihan di sisi mesin serta nama besar klan CBR membuat si lokal juga sukses menyita perhatian publik. Bahkan blogger kondang sekelas mas iwb sampai membuat polling bagi pembacanya soal R15 atau CBR150R Lokal.

Boleh dibilang, AHM menyontek habis cara Yamaha dalam memperkenalkan si kuda besi ke publik. Tebar spyshoot (sesuatu yang haram dilakukan AHM selama ini sebelum unit kuda besi benar-benar siap launching), order online, hadiah bagi pembeli beruntung bertemu bintang MotoGP, semua itu susah untuk dibilang ide orisinil AHM. Imho. Namun, ada satu hal yang karena meniru langkah Yamaha, justru Honda sukses bikin Yamaha ketar-ketir. Apa itu? Kapasitas produksi!

image

Dengan kelebihan di sisi kapasitas produksi, order online Honda walaupun tidak secepat R15 dalam menggaet konsumen, namun konsumen CBR150R Lokal patut bertepuk dada. Hanya dalam hitungan hari setelah order, unit CBR150R Lokal sudah ada di garasi rumah. Suatu hal yang sangat sulit dilakukan Yamaha dengan R15-nya. Tidak hanya mingguan, bahkan dalam waktu bulanan sejak inden online masih saja ada calon konsumen yg belum bisa menikmati show off dengan R15 pilihannya. Entah apakah memang faktor kapasitas produksi yang kurang atau ulah nakal dealer yang menahan unit motor agar bisa “memeras” konsumen yang begitu menginginkannya. Maklum, produk laris.

Sehingga, jika kita lihat akhir-akhir ini bertebaran iklan di media massa bahwa R15 sudah bisa diperoleh tanpa inden. Apakah ini akibat dari massive-nya pemberitaan oleh media tentang begitu cepatnya konsumen CBR150R Lokal menerima unit motor pesanannya sehingga Yamaha justru kelabakan? Arahnya sih memang begitu.

Nah, semua kronologi di atas pada muaranya justru menguntungkan konsumen. Saat ini sudah bukan masanya lagi produsen mendikte kemauan konsumen. Konsumen sudah punya posisi tawar yang lebih tinggi. Dengan kata lain “Lo lambat, gw pindah ke sebelah” atau “Barang lo jelek, gw pilih barang sebelah”. Menarik bukan?

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
whatsapp: +62 877 1 2727 000
twitter: @karismapr
other blog: sportupdate5.com

Advertisements

13 Comments

  1. kelemahan YIM dalam proses inden online di perbaiki AHM, inden onlie langsung ada kemungkinan bisa menggunakan alamat e-mail lebih dari satu dengan mengatasnamakan orang lain dengan menumpuk barang dan di jual kembali dengan keuntungan yang jelas terlihat, sehingga terjadi kekisruhan yang sampai sekarang belum teratasi, saya yakin seelas YIM berani melakukannya dengan oerhitungan matang karena banyak Ahli di sana, sehingga akan mengejar target sesuai kapasitas produksinya, karena hal tidak terduga tersebut di atas dan ini keuntungan bagi YIM mendongkrak nama R15 secara global, dengan asumsi R15 motor sangat istimewa karena pengindennya banyak sekali meski secara nasional menuai banyak masalah, setelah AHM mengeluarkan cbr 150r terjadi kepanikan..akan setok timbunan tidak laku karena konsumen bosan menunggu ( kemungkinan hal ini tidak di ketahui YIM atau fihak Diler atau pura pura tidak tahu karena prilaku oknum) secepatnya barag tersebut di keluarkan abang

Comments are closed.