Perbandingan Harga Moge Suzuki Dengan Kompetitor Sekelas, Bagaimana Kansnya?

image

Rideralam.com – Bertempat di Rolling Stone Cafe, Jakarta Kamis (25/9) Suzuki secara resmi merilis 4 motor gedenya. GSX1300 atau lebih di kenal sebagai Hayabusa, V-Storm 650, GSR-750R dan Burgman 200.

Dan kehadiran 3 moge dan 1 skutik gambot itu bukan tanpa sebab. Terutama 3 moge disiapkan untuk menghadapi persaingan di kelasnya masing-masing.

Suzuki Hayabusa dengan kapasitas mesin 1340 cc sempat dinobatkan sebagai motor produksi massal tercepat di dunia sebelum akhirnya gelar itu “direbut” sang pesaing dari geng ijo, Kawasaki ZX-14R. Dan bukan kebetulan jika Hayabusa dihadirkan di pasar tanah air untuk kembali melawan sang kompetitor. Harga Hayabusa adalah 370 juta Rupiah OTR Jakarta berbanding ZX-14R yang seharga 300 juta Rupiah. Hayabusa vs ZX-14R menang mana?

image

Moge kedua adalah si penjelajah V-Storm. Lagi-lagi, lawan yang harus dihadapi adalah pasukan geng ijo yang memang terkenal memiliki line up moge yang komplit di tanah air. V-Storm 650 akan menantang si ganteng Kawasaki Versys. Harga V-Storm 650 adalah 192,4 Juta Rupiah OTR Jakarta sedangkan Kawasaki Versys 127 juta Rupiah. Pemenangnya?

Untuk GSR-750R jelas akan berhadapan secara head to head dengan si beast Kawasaki Z800. Kubikasi 749 cc dengan limpahan power hingga 105 hp di kitiran 10.000 rpm dianggap akan mampu bejaban dengan jagoan streetfighter Kawasaki tersebut. Suzuki melepas GSR-750R dengan banderol 199 juta Rupiah OTR Jakarta. Bandingkan dengan harga Z800 yang hanya 169 juta Rupiah.

Satu-satunya matik yang dipasarkan dari 4 moge yakni Burgman 200 sepertinya disiapkan untuk merebut segmen motor tanpa gigi premium yang di market tanah air baru ada PCX 150 (38 juta Rupiah). Dengan banderol 54 juta, matik buatan Thailand ini pede mampu merebut hati konsumen. Walaupun tidak sekelas dengan PCX, namun sasaran konsumennya ada kemiripan yaitu konsumen kelas menengah ke atas.

Untuk menghadapi persaingan ketat tersebut, Suzuki sudah menyiapkan senjata pendukung yakni pelayanan aftersales yang mumpuni. Dikutip dari otomotifnet, untuk pemasaran, Suzuki menggandeng Rolling Stone Cafe di kawasan Jl. Ampera, Jakarta Selatan membuka Suzuki Brand Shop yang menjadi showroom moge, penjualan dan pusat informasi produk. Selain itu ada 12 dealer khusus di seluruh Indonesia yang melayani penjualan dan perawatan moge-mogenya.

Nah, apakah moge Suzuki dengan harga lebih mahal dari kompetitor bakal diterima pasar? Time will tell katanya mas tri :D.

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
whatsapp: +62 877 1 2727 000
twitter: @karismapr
other blog: http://sportupdate5.com

Advertisements

12 Comments

  1. kalo melihat si suzi masih fabrikasi jepun.. sepertinya akan menjadi sebuah pilihan yang menarik dan kompetitif dibanding si kawak yang infonya rakitan thailand.. CMIIW..

    *mas bangun mas.. ojok ngimpi numpak moge.. nyambut gawe sing sregep.. ben keturutan.. hehe..

Comments are closed.