Fitur Side Stand Switch Di Yamaha R25 Ekspor, Hati-Hati Jadi Bumerang!

image
Fitur Side Stand Switch di Air Blade

Rideralam.com – Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM) telah resmi melakukan ekspor perdana YZF-R25 ke Jepang. Sebanyak 120 unit dengan 3 kontainer akan dikirim 20 Oktober besok. Jika dilihat dan dibandingkan dengan R25 untuk pasar lokal ada beberapa perbedaan dengan versi ekspor.

Salah satu perbedaannya adalah terdapat fitur Side Stand Switch (SSS) yang membuat motor tidak bisa hidup jika standar belum diangkat. Sebuah fitur yang sudah diaplikasikan Honda di jajaran matiknya. Yang jadi menarik, kenapa Yamaha tidak menjejali fitur itu di R25 yang untuk lokal?

image

Atau kalau mau lebih serius lagi, pasang saja fitur sss itu di semua produk sportnya. Akan menjadi sebuah nilai plus bagi Yamaha. Menjadi trend setter untuk di kelas sport sehingga Yamaha akan semakin jauh di depan kompetitor. Lagi-lagi seperti yang telah dilakukan Honda untuk matik-matiknya sehingga matik Honda terkenal kaya fitur dan imbasnya penjualam makin meroket. Ibarat kata dengan fitur sss di varian sport, Yamaha akan memukul jatuh kompetitor plus menginjak-injaknya sekalian. Sadis bukan?

Sebab, bukan mustahil dengan kabar fitur sss di R25 ekspor akan memantik inisiatif dari kompetitor untuk melakukan hal yang sama di kelas sport. Jadi, motor sport kompetitor bakal kaya fitur, sebuah hal yang tidak dilakukan Yamaha (padahal idenya dari Yamaha sendiri).

image

Siapa tahu dengan motor sport kaya fitur, bakal mampu menggusur singgasana sport Yamaha seperti yang dilakukan Honda kala menggusur Mio series. Dan hingga kini semakin meroket penjualan matik-matik Honda. Sebuah hal yang tidak mustahil dilakukan Honda guna memenuhi ambisinya menguasai sport.

[display-posts tag=r25]

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
whatsapp: +62 877 1 2727 000
twitter: @karismapr
other blog: http://sportupdate5.com

Advertisements

5 Comments

  1. Di ninja 250 karbu yang lama kayaknya fitur ini malah sudah ada, tapi di versi injeksinya malah dihilangkan. (mohon koreksi jika salah). Apa iya ya beda fitur SSS, ECUnya juga beda, misal jika kita punya saklarnya lalu modif sendiri di jumper ke saklar EngineKill stang kanan kan bisa. Menurut logika saya fitur SSS ini bukannya kayak fitur EngineKill, cuma bedanya diaktifkan lewat saklar yang terhubung distandar samping. Masak iya cuma nambah fitur itu ECUnya juga beda. (mohon koreksi jika salah)

  2. Kalau Honhon biasa lah udah PW dengan matik, jadi kayak yang ogah ogahan (ngga tahu emang ‘baik hati’) ngasih kesempatan besar pabrikan lainnya buat menguasai segmen selain matik.

Comments are closed.