Nikmatnya Lele Di Istana Lele Situbondo, Lele Organik Bro!

ktm indonesia

image

Rideralam – Pojok kuliner Situbondo dulu brosis. Kali ini lokasinya agak jauh ke arah timur pusat kota, dengan waktu tempuh sekitar 60 menit perjalanan. Menu utama yang ditawarkan adalah lele sesuai namanya Istana Lele.

Istana Lele menjadi destinasi favorit penggila ikan lele di seputar Situbondo. Sudah lama sebenarnya mendengar nama Istana Lele berikut ceritanya yang menggiurkan. Namun, RA baru menyempatkan diri saat liburan sekolah kemarin bersama istri tercinta. Start dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB perjalanan sepanjang pantura Situbondo pasti harus berjibaku dengan kendaraan-kendaraan besar. Envilan memang asyuk buat selap-selip. Dan sekitar pukul 09.45 menit sampai di lokasi. Kalau dari arah Surabaya menuju Bali, Istana Lele terletak di sebelah kiri jalan.

Ternyata kami pembeli pertama pagi itu. RA suka lele goreng, namun istri suka yang dibakar. Ya sudah, akhor ya pesan dua jenis namun tetap satu porsi. Lho, koq bisa? Yup, di Istana Lele seporsi lele adalah 1 kg lele hidup, isi sekitar 6 ekor. Jadi, bukan seperti warung pecel lele kaki lima yang seporsi isi 1 atau 2 ekor.

image

image

Singkat cerita, 15 menit kemudian lele bakar dan lele goreng siap disantap. Daging lele disajikan cukup empuk. Bumbu merah khas warung ini, merasuk hingga ke dagingnya. Rasa pedas sambal terasa sempurna. Sebagai pasangan jelas adalah nasi putih yang biasanya ditakar dalam wadah anyaman bambu, namun berhubung istri sedang diet karbo, akhirnya hanya RA yang pakai nasi. Sepiring cukuplah… oh iya, sambelnya terdiri dari cabe rawit merah, garam dan mungkin beberapa resep rahasia sehingga rasanya pas, gak terlalu pedes, pas di lidah.

image

image

Ketika lele sudah siap disantap, beberapa pengunjung mulai berdatangan. Raya-rata membawa keluarga besar. Oh iya, tempat makannya berupa lesehan di gazebo-gazebo yang berjumlah sekitar 10 gazebo dengan alas keramik dan kayu, tinggal pilih.

image

Tak berapa lama, di hadapan sudah tinggal kerangka-kerangka tulang lele dan kepala yang tidak dimakan, piring dan gelas juga gak dimakan koq :D. Tidak rugi rasanya membayar 30 ribu Rupiah seporsi berikut minuman es jeruk dan es teh yang hanya 3 ribu Rupiah per-gelas, sebanding dengan kepuasan yang diperoleh.

Jadi, buat brosis yang sedang touring atau berwisata ke arah Pulau Bali, jangan lupa singgah untuk mengisi perut plus bisa istirahat jika lelah di Istana Lele, dijamin tidak rugi. Oh iya, yang tidak suka lele jangan kuatir, Istana Lele juga menyediakan gurame untuk disantap.

Sebagai informasi tambahan, Istana Lele terletak 30 km dari pusat Kota Situbondo ke arah timur atau hanya 5 km sebelum Taman Nasional Baluran. Terletak di Jalan Raya Banyuwangi, Kecamatan Banyuwangi – Situbondo.

Istana Lele merupakan usaha pribadi dari seorang pensiunan pegawai Balai Penelitian Tanaman Pertanian, Sunardi 57 tahun. Budidaya lele yang dikembangkan dengan metode organik alias memanfaatkan sumber daya alam sekitar sebagai pakannya. Pakan lele tak menggunakan konsentrat tetapi tepung ikan, tepung udang plus 12 campuran organik lainnya. Dengan pakan organik inilah, lele milik Sunardi lebih berdaging dan panjang. Dalam sehari Istana Lele bisa menghabiskan sekitar 50 kg lele.

[display-posts tag=situbondo]

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
blog: http://rideralam.com || http://sportupdate5.com

Advertisements

Comments are closed.