“Yamaha Tanpa Blogger, Sepi Bro!”

image
pic. cicakkreatip

Rideralam – Ini adalah obrolan ringan di warung kopi kampung RA yang kebetulan sebelahan dengan tempat cucian motor. Sambil nunggu Envilan dicuci bersih, RA ngopi-ngopi dulu di warung itu. Kebetulan sudah ada dua orang tetangga RA yang memang sepertinya jadi langganan tuh warung. Akhirnya obrolan ngalur kidul dimulai. Dari soal 100 hari Jokowi-JK, korupsi yang tidak berkurang, harga bensin yang sok-sok an diturunkan namun sebenarnya malah naik hingga fenomena blog otomotif roda dua yang makin berperan dalam penjualan motor.

Wuih, ternyata tetangga RA ini pengetahuannya luas juga, bahkan hingga blog-blog roda dua dia tahu, TMCBlog, Iwanbanaran, Bonsaibiker hingga Rideralam (dia tidak tahu kalau yang diajak ngobrol adalah pengasuh rideralam :D). Awalnya dia mengatakan bahwa Honda sangat laris salah satu caranya dengan sering mengundang blogger dan “memanjakannya” seperti family gathering (dia memberi contoh famgath Honda di kepulauan seribu, Jakarta). Wuih… oke juga nih orang pengetahuannya soal otomotif.

Kemudian iseng RA tanya pendapatnya soal Yamaha. “Beremma kek mon Yamaha, arapa mak tak gerus engak Honda?”, tanya RA pakai bahasa madura (bagaimana dengan Yamaha, kenapa tidak selaris Honda?). Dan diluar dugaan jawaban dia adalah “Yamaha rua perak ngobu blog raje engak tmc dan iwb, tape tak aromat se kenik, saongguna tekkak an kenik jekrengan bennyak blog ka ye padhe bei pengaruhna”, masih dengan bahasa Madura. Artinya kurang lebih begini: Yamaha hanya melihara blogger-blogger besar saja sih macam tmc dan iwb, tapi tidak merangkul blog kecil, padahal walaupun blog itu kecil tapi kan jumlahnya buanyak, jadi dampaknya bisa setara atau bahkan lebih besar dari blog-blog besar itu. Heemmm…

Yamaha tadhek blogger, seppe kek!”, tiba-tiba makin semangat dia bilang (Yamaha tanpa blogger, sepi rek). Padahal tetangga RA ini sejak masih sekolah SMA motornya selalu Yamaha, dari F1ZR, RZ King, Scorpio hingga kini Old Vixion, FBY tulen dah…

Apakah benar pendapat tetangga RA di atas soal Honda dan Yamaha? Entahlah, namun memang RA merasa dalam beberapa event launching atau apapun, keterlibatan blogger di acara Yamaha memang tidak se-gemerlap dan seramai di Honda. Bisa jadi memang sumber daya Honda lebih besar dari Yamaha sehingga mudah saja mereka mengundang banyak blogger dengan akomodasi ditanggung korporat.

[display-posts tag=ragam]

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
blog: http://rideralam.com || http://sportupdate5.com

Advertisements

16 Comments

  1. nganu pak guru…..

    yamaha gak butuh blog kecil…ini sudah terbukti dijatim….ya sekarang lihat sendiri MS “Y” belakangan,khususnya di Jatim.

    blogger ra kaggo wkwkwkwk…

  2. Loh kan jelas bro kebijakannya, Honda membentuk opini publik dengan bantuan blogger, kalau Yamaha membentuk opini publik dengan bantuan dealer….wkwkwkwkwkwkw

1 Trackback / Pingback

  1. “Honda Bentuk Opini Publik Dengan Bantuan Blogger, Yamaha Dengan Dealer”, Siapa Yang Unggul? | RiderAlam.com

Comments are closed.