[MotoGP Qatar 2015] Valentino Rossi Fantastis Karena 3 Hal Berikut!

image
Valentino Rossi juara MotoGP Qatar 2015

Rideralam – Fantastis…!!! 36 tahun, start row 3, power motor kalah, Finish duluan! Kira-kira itulah gambaran umum Valentino Rossi saat mengunci gelar perdana MotoGP Qatar, seri pembuka MotoGP musim 2015.

Fantastis pertama, 36 tahun adalah usia The Doctor saat ini, usia tertua para pembalap MotoGP musim 2015. Namun di sinilah kunci keberhasilan Rossi mengangkangi duo Ducati, usia tua = pengalaman berbicara.

Fantastis kedua, start row 3. Rossi harus puas dengan start dari baris ketiga atau di posisi 9. Namun, start yang bagus saat lampu start mati adalah kuncinya. Hanya butuh 5 lap bagi Rossi untuk segera bersaing di posisi depan, tepatnya posisi 4. Lap 16 Rossi sudah dalam mindset “bisa juara nih” sebab sudah bersaing di posisi 3, bahkan 2 lap kemudian Rossi di posisi 2 tepat di belakang Dovi. Dan benar saja, lap 20 Rossi pertama kalinya memimpin race. Walau sempat saling overtake dengan Dovi, akhirnya Rossi mengklaim kemenangan perdana di seri perdana.

Fantastis ketiga, Yamaha M1 kalah power. Di antara 3 pabrikan, power motor Yamaha kalah dari Honda dan Ducati. Bahkan, di Qatar nama terakhir sangat nampak nyata bagaimana power Ducati begitu superior dari Yamaha. Beberapa kali di straight lurus, GP15 Dovi dengan mudah mendahului M1 Rossi. Pun bagaimana saat M1 Lorenzo diasapi GP15 Iannone untuk merebut posisi ketiga. Namun, dengan kelebihan Yamaha di tikungan, M1 begitu luwes dan elegan membabat tikungan membuat kekurangan di sisi power bisa ditutupi di cornering. Ditambah skill kelas dunia dari 7x juara dunia, M1 akhirnya bisa finish duluan!

Selain tiga fantastis di atas, keberhasilan Valentino Rossi merebut podium puncak di Qatar suka-tidak suka salah satunya adalah akibat kesalahan Marquez saat melebar di tikungan pertama selepas start. Terlempar hingga posisi 17, Marquez terlalu sibuk untuk memikirkan bagaimana finish duluan, Marquez sibuk dengan overtake  satu persatu lawan dari belakang.

“Juga di tikungan pertama Aku melihat Marquez melebar dan Aku tahu ini adalah momen “spesial” karena inilah peluang bagiku untuk menang,” ujar Rossi kala mengomentari kesalahan Marquez (crash.net)

So, seri pembuka MotoGP musim 2015 telah menghasilkan sebuah balapan fantastis. Saling overtake, cucuk-cucukan, adu power vs balancing motor plus berbagai aksi pembalap yang “tidak mau kalah” semoga menjadi gambaran umum kembalinya “ruh” MotoGP, keseruan! Siapapun pemenangnya, jika diperoleh dari tipe balapan seperti GP Qatar Senin (30/3) dini hari tadi, respek akan selalu hadir dari para penggemar MotoGP.

Selamat buat Valentino Rossi, selamat buat all Italian podium at Qatar, selamat buat penggemar MotoGP, The Fantastic Race is Back!

[display-posts tag=motogp2015]

Contact Me On:
e-mail: karis.nsz@gmail.com
twitter: @karismapr
blog: http://rideralam.com || http://sportupdate5.com

Advertisements

11 Comments

  1. teu salah deui lur rossi emang dewa…
    gw dari th 2001 saat rossi di nastro azzuro honda udah ngfans ..gak salah brow rossi nyawanya motogp
    gak ada rossi motogp mampus… bwt gw eleh meunang rossi lah nupenting mah..bagja rossi meunang…

  2. HRC repsol & spaniad pecah rekor baru “gagal podium” di seri pertama, pembalap itali mirip aktor film “italian job” yg mencuri emas di tengah gurun losail….hehehe

Comments are closed.