Tidak Selamanya GoJek dan Ojek Pangkalan Perang Dingin, Nih Buktinya!

Rideralam – Brosis, fenomena Go-Jek memang cukup menyita atensi publik. Teknologi, kepraktisan, kepastian dan kenyamanan GoJek mampu membuat pelanggan ojek beralih ke layanan ojek berciri khas warna hijau ini. Mulai dari rakyat biasa hingga artis terbius oleh pesona GoJek. Dengan penghasilan setara manejer sebuah perusahaan, pengemudi GoJek menjadi pekerjaan favorit baru para jobseeker, bahkan karyawan. Namun, dibalik kesuksesan ada sebuah ironi. GoJek menjadi sasaran rasa iri para ojek konvensional.

Sayangnya, rasa iri tersebut lebih ke arah negatif. Di media massa, televisi hingga blog-blog otomotif cukup sering kita jumpai berita senggolan panas antara ojek pangkalan dan GoJek. Beragam spanduk yang berisi penolakan terhadap GoJek muncul dimana-mana. Fenomena yang amat patut disayangkan. Di dunia bisnis, siapa saja yang kreatif, inovatif dan bervisi jauh ke depan akan lebih unggul dari yang masih konvensional. Jadi, sangat wajar jika GoJek lebih menjadi primadona baru angkutan di tengah manajemen ojek pangkalan yang semena-mena menentukan tarif atau angkutan massal yang tidak jelas fasilitas yang ditawarkan hingga rasa keamanan yang tipis. GoJek makin dimusuhi, namun GoJek juga makin woles.

image
Foto dari akun facebook Joko Hermawant. Thank u bro, sangat menginspirasi fotonya

Namun, ada kejadian unik dan bikin adem yang membacanya. Di sebuah pangkalan ojek di bawah jembatan layang Kiara Condong, Bandung terpampang sebuah spanduk yang berisi kalimat bernada perdamaian dan keikhlasan.

PANGKALAN OJEK ZAMOV
JALUR BEBAS
SEMUA JENIS OJEK SILAHKAN MASUK
REJEKI SUDAH ADA YANG NGATUR

Luar biasa bukan? Sebenarnya kalimat itu memang wajar dan seharusnya begitu. Namun, di tengah panasnya gesekan GoJek dan Ojek Pangkalan spanduk tersebut menjadi sebuah oase yang menyejukkan. Poinnya pada kalimat terakhir di spanduk itu REJEKI SUDAH ADA YANG NGATUR. Jika ojek pangkalan atau siapapun yang terlibat dalam jasa angkutan, sudah selayaknya jasa maka pelayanan yang hatus diutamakan. Urusan penghasilan, laku tidaknya hingga kelarisan biarkan Allah SWT yang mengatur. Semua sudah ada rejekinya masing-masing, tinggal sejauh mana usaha kita menjemput rejeki itu. Tsaahh…

4 jempol buat ojek pangkalan Zamov Kircon Bandung deh… Anda layak dapat bintang!

Contact me on:

email – karis.nsz@gmail.com
twitter – @karismapr
facebook – karis mauyy
instagram – @karismapr
blog – rideralam.com || sportupdate5.com

Advertisements

Comments are closed.