Persaingan Ketat Bukan Alasan Bagi Rossi Untuk Tidak Santai… Santai Dulu Bro!

image
Rossi saat juara di Argentina lalu, selalu santai menyikapi sebuah persaingan

Siapa pembalap MotoGP paling menghibur saat ini? Mungkin semua sepakat kalau Valentino Rossi adalah orangnya. Di usianya yang telah 36 tahun -pembalap MotoGP tertua saat ini- Rossi masih mampu menyuguhkan penampilan prima dan tentunya memberikan tontonan seru bagi penggemarnya. Mungkin, ke-entertainment-annya ini muncul dari sifat the doctor yang selalu santai menghadapi sebuah persaingan. Seperti yang ditunjukkan Rossi menghadapi seri ke-15 Motegi, Jepang.

Sampai dengan 14 seri balapan, Rossi masih bertengger di puncak klasemen kelas primer balap motor grand prix. Di Aragon, Spanyol, Minggu (27/9), ia finis ketiga, sedangkan Lorenzo justru menjadi kampiun. Jika sebelum Aragon selisih poin keduanya adalah 23 poin, maka hasil Aragon membuat jarak keduanya hanya 14 poin. Terpangkas 9 poin plus penampilan sang rival yang mendekati sempurna seharusnya membuat seorang pembalap tertekan dan akan segera mengalihkan fokus untuk persiapan ke seri balap berikutnya. Namun, bagi Rossi hal itu tidak berlaku.

“Sekarang kami akan menuju bagian lain dunia untuk membalap dan itu senantiasa jadi sesuatu yang berbeda, sesuatu yang spesial, tapi aku suka semua lintasannya dan sekarang kami akan beristirahat satu pekan lalu kita lihat bagaimana berikutnya,” ujarnya.

Nah, benar kan bagaimana seorang Rossi memilih untuk santai dan beristirahat ketimbang stress-stress mikir selisih poin, penampilan rival atau bagaimana next race. Santai dulu bro… konsentrasi menghadapi persaingan memang penting, namun relaksasi untuk recharge energi menghadapi next battle juga tidak kalah penting. Biar tidak spaneng bro… spaneng yang bisa berakibat fatal dalam pengambilan keputusan.

Sebagai informasi, next race seri ke-15 hingga ke-17 akan memulai petualangan di belahan dunia lain. Dimulai dari Motegi di Jepang 11 Oktober, lalu terbang ke Philip Island sepekan kemudian dan dilanjutkan ke Indonesia (terbang saja di atas langit Indonesia) menuju Sepang, Malaysia. Parade sirkus jet darat roda dua akan ditutup kembali ke tanah Eropa tepatnya di Ricardo Tormo, Valencia 8 November.

Musim lalu, Motegi dimenangi Lorenzo sedangkan Rossi ketiga. Philip Island giliran Rossi yang menang, Lorenzo kedua. Sepang tidak dimenangi keduanya, Marc Marquezlah yang keluar sebagai pemenang, Rossi dan Lorenzo podium 2 dan 3. Paling mencolok di race Valencia, dimana ketika Rossi finish kedua, Lorenzo justru DNF. Memang kondisi musim lalu dengan saat ini tidak bisa disamakan, namun setidaknya kita bisa sedikit punya gambaran persaingan di tempat yang sama.

So?

Advertisements

Comments are closed.