Kawasaki Masih Selangkah Di Depan Honda & Yamaha

ktm indonesia
image
Jonathan Rea dengan New Kawasaki ZX-10R, masih unggul

Kalau selama ini kita selalu dimanjakan berita tentang MotoGP dengan motor-motor prototypenya, maka sebenarnya jika mau lebih realistis mendekati motor harian ya World Superbike (WSBK)-lah yang seharusnya menjadi acuan. Sebab, memang di WSBK motor yang digunakan adalah motor produksi massal seperti Kawasaki ZX-10R, Honda CBR1000R FireBlade atau yang terbaru Yamaha R1. Persaingannya lebih logis untuk dibuat bakar-bakaran hehehee… Nah, selama beberapa musim terakhir bukan Honda atau Ducati yang begitu superior di WSBK, melainkan Kawasaki. Bahkan, untuk musim 2016 nanti, naga-naganya Kawasaki masih akan sulit dipatahkan oleh tiga pabrikan lainnya. Indikasinya bisa dilihat dari hasil tes Aragon, Selasa (17/11) lalu.

Catatan Waktu WSBK Test Aragón (tmcblog):

1. Jonathan Rea, Kawasaki, 1:50.3 min
2. Chaz Davies, Arubat.it Ducati, 1:51.0
3. Tom Sykes, Kawasaki, 1:51.0
4. Alex Lowes, Pata Yamaha, 1:51.1
5. Javier Fores, Aruba.it Ducati, 1:51.3
6. Michael van der Mark, Honda, 1:51.7
7. Nicky Hayden, Honda, 1: 51.8
8. Sylvain Guintoli, Pata Yamaha, 1:52.5

Bisa dilihat pembalap tercepat adalah sang juara dunia Jonathan Rea asal Inggris. Mengendarai New Kawasaki ZX-10R yang baru dirilis bulan lalu, Rea masih terlalu tangguh untuk pembalap lainnya. Yang cukup menarik disimak adalah tim pendatang baru tapi sebenarnya pemain lama, Yamaha. Menggandeng sponsor PATA, Yamaha menurunkan line up Alex Lowes dan pembalap Prancis eks juara dunia WSBK Sylvain Guintoli. Hasilnya cukup lumayan.

image
Alex Lowes dengan Yamaha R1

Yamaha R1 yang memang disiapkan untuk ajang ini berada di posisi keempat lewat Sam Lowes asal Inggris. Lowes tertinggal 0,8 detik dari Rea. Lumayan walaupun selisih itu masih sangat besar. Sedangkan duo Honda, pembalap muda Michael Van Der Mark dan alumni MotoGP Nicky Hayden masih terpaut nyaris 2 detik di belakang Rea.

image
Nicky Hayden Dengan CBR1000R Fireblade

Yamaha R1 dan Honda Fireblade masih harus bekerja keras lagi sebelum musim 2016 benar-benar dimulai. Kawasaki masih selangkah di depan mereka. Jika tidak ingin terus dipermalukan Kawasaki, mereka harus berbenah lebih serius pada sisi kuda besinya. Ini bukan MotoGP dengan segala “piranti” masa depannya, ini adalah Superbike dengan kenyataan saat ini.

Advertisements

Comments are closed.