New Vixion Kembali Ungguli New CB150R, Penting Untuk Jaga Imej Penguasa!

image

Entah apa yang terjadi dengan market sport 150 tanah air, khususnya persaingan antara New Vixion (NVA) dan New CB150R (NCB). Persaingan sebenarnya benar-benar terjadi dalam 3 bulan terakhir tahun 2015. Dimulai dengan hasil mengejutkan namun wajar ketika di Oktober 2015 NCB merusak hegemoni NVA setelah sekian lama mendominasi.

Kejadian “luar biasa” tersebut ternyata bukan kebetulan. NCB kembali mengulanginya sebulan kemudian. Di November 2015, NCB kembali menghajar NVA. Publik dibuat terpengarah. Asumsi bahwa kemenangan itu sebuah kebetulan mulai disingkirkan. Wajar, sebab dengan kemunculan lebih akhir, NCB bisa mengambil semua kelebihan NVA plus penambahan berbagai fitur agar value si kuda besi lebih di atas kompetitor, salah satunya fitur lampu LED. Oktober-November NCB digdaya, makin terlihat jumawa ketika distribusi NVA menyentuh angka terendah dalam setahun terakhir.

Sebagai informasi, di Oktober dan November itu NCB mampu terdistribusi 27 ribu dan 24 ribu unit. Sedangkan di periode yang sama, NVA hanya sekitar 17-18 ribu saja.

Di bulan Desember, kembali terjadi fakta mengejutkan. Ketika publik mulai menganggap NCB telah menundukkan NVA, ternyata ada counter attack. NVA secara meyakinkan kembali unggul atas seterunya itu. Tidak banyak memang selisih yang dihasilkan. NVA terdistribusi sebanyak 23.324 unit, NCB hanya 20.792 unit. NVA unggul 2.532 unit atas NCB, sebuah angka yang cukup untuk mengirimkan sinyal bahwa NVA belum habis. Gen Vixion masih bisa eksis di tengah gempuran lawan. Lalu, pertanyaannya sampai kapan NVA akan kuat menghadapi NCB?

Pertanyaan yang wajar mengingat NCB punya segala modal untuk kembali menghajar NVA. Imej DOHC yang lebih unggul dari SOHC, desain futuristik sesuatu yang nyaris tak pernah ada pada desain sport Honda tanah air sebelumnya, fitur LED hingga nama besar Honda sendiri merupakan modal NCB untuk menguasai pasar di tahun 2016. Apalagi, data AISI di atas adalah data distribusi pabrikan ke dealer bukan ke konsumen. Bisa saja di Desember itu Yamaha sengaja memperbanyak distribusi ke dealer agar imej NVA tidak terus menerus terpuruk. Dua bulan berturut-turut kalah setelah sebelumnya selalu menang, tentu saja akan membawa imej buruk jika bulan ketiga kalah lagi.

So, jangan sampai keunggulan kembali NVA disikapi Yamaha dengan jumawa. NVA perlu pendamping atau sekalian saja upgrade lagi menjadi NVA DOHC misalnya. Kemunculan Xabre tak lama lagi bisa saja menjadi clue kehadiran naked sport 150 DOHC Yamaha selanjutnya.

Advertisements

1 Comment

Comments are closed.