Suara Rider Yamaha Tech 3: Pol Espargaro Cinta Michelin, Bradley Smith Akan Ke KTM!

ktm indonesia

MotoGP musim 2016 tinggal sekitar 2 bulan lalu. Berbagai cerita tentang para rider menarik untuk diikuti. Termasuk dari pembalap Yamaha Tech 3, Pol Espargaro dan Bradley Smith. Bagaimana ceritanya, lanjuuuut…

Pol Espargaro dan Ban Michelin

image

Pol Espargaro sudah 2 musim bersama Tech 3, jadi tahun ini memasuki tahun ketiga dan bisa jadi tahun terakhir di Tech 3. Selama 2 musim Pol menggunakan ban Bridgestone, sama halnya pembalap lain. Namun, jika banyak pembalap menyukai Bridgestone, Pol justru kurang bisa “menikmati” ban produksi Jepang tersebut. Makanya, ketika Dorna tidak melanjutkan kerjasama dengan Bridgestone dan mengikat kerjasama dengan Michelin, Pol girang.

Pol merasa karakter ban asal Prancis tersebut sesuai dengan gaya balapnya. Khususnya ban belakang yang menurutnya sangat sempurna, namun tidak dengan ban depan.

“Saya rasa ban belakang Michelin memang tercipta untuk saya. Saya sangat mencintainya! Inilah ban yang sudah saya tunggu-tunggu sejak lama. Saya sudah menunggunya selama dua tahun,” ujar Pol semringah kepada Speedweek, Rabu (27/1).

image

Walaupun ban Michelin dirasa cocok bagi Pol, namun harus diperhatikan juga sebab selama ini motor-motor Yamaha selalu bertumpu pada kesempurnaan ban depan. Sehingga, ketika kondisinya seperti saat ini dimana ban depan Michelin masih belum pas, masalah besar bisa dialami para rider Yamaha, termasuk Pol.

Bradley Smith dan KTM

image

Jika Pol berbicara soal Ban Michelin, Bradley Smith justru sudah membicarakan spekulasi masa depannya. Bukan rahasia lagi jika Smith dan Pol kemungkinan besar tidak akan dipertahankan oleh Tech 3 musim depan.

Bradley Smith membuka peluang hengkang ke pabrikan KTM yang akan turun di MotoGP 2017. Smith menyatakan hal ini dalam sebuah wawancara dengan MCN, Rabu (27/1).

Keinginan Smith sebenarnya membela tim pabrikan Movistar Yamaha, namun Ia nampaknya sadar diri dan realistis bahwa menjadi pengganti Rossi atau Lorenzo bukanlah perkara mudah. Oleh karena itu, Ia realistis untuk mengejar kursi tim pabrikan di tim lain seperti Suzuki atau KTM. Kebetulan, KTM yang akan masuk MotoGP tahun 2017 belum menentukan line up pembalap utamanya. Kesempatan.

“Target setiap rider adalah membela tim pabrikan. Untuk saya pribadi, tim pabrikan yang mungkin saya perkuat di masa mendatang adalah Suzuki atau Ducati, begitu juga KTM. Jangan salah, saya sangat ingin terus bertahan di Yamaha. Tapi, mari realistis saja,” terang runner-up kelas 125cc tahun 2009 ini seperti dikutip dari Okezone.

image

Smith yakin KTM akan bisa langsung kompetitif tahun 2017. Smith percaya walaupun pengalaman KTM di MotoGP masih minim, namun KTM bisa sukses jika melihat rekam jejak mereka di berbagai kompetisi balap dunia. Manejemem yang rapi menjadi kuncinya.

Oke deh, semoga berhasil buat keduanya. Jangan lupa beri kita tontonan seru di lintasan ya…

Advertisements

1 Comment

Comments are closed.