Tambah Ngawur, Bawa Tas Ransel Juga Ditilang, Cirebon Lah…

image

Polisi Cirebon “bikin ulah” lagi nih, bro. Sepertinya julukan Cirebon Kota Tilang makin sah saja setelah membaca berita-berita kelakuan oknum polisi kota Cirebon dalam melakukan tindak penilangan kendaraan bermotor. Terbaru adalah soal ditilangnya biker penyemplak Honda BeAT saat melintas dengan membawa tas ransel. Wadooohh… Tambah ajaib bener nih si oknum.

Bahkan, saking keselnya si biker sampai menyebutkan dari 1000 polisi di Cirebon yang baik hanya ada 5 orang saja. Ada-ada saja ya sampai segitu mangkelnya. Bisa dimaklumi sih, lha wong yang dibawa tas ransel yang katanya gak sampai 4 kg beratnya koq bisa ditilang.

[display-posts tag=”ragam” posts_per_page=”4″]

image

Nah, tasnya gak gede-gede amat juga, ditaruh di dek depan juga tidak mengganggu si biker kala riding. Mungkin mau dipakai dipunggung akan terasa melelahkan ketika jarak yang dilalui tidak pendek, solusinya ya di dek depan. Apakah itu mengurangi safety riding? Bisa iya, tapi gak akan signifikan.

[display-posts tag=”tilang-aneh” posts_per_page=”4″]

Ah, ini sih memang iseng bener si oknum polisinya. Lha wong semua surat lengkap menurut pengakuan si biker. Bahkan, sebelumnya di Karawang si biker mengaku tidak ditilang saat melewati operasi lalu lintas. Jadi makin cocok saja nih julukan Kota Tilang. Bagi warga Cirebon, mohon maaf tidak usah sakit hati atau baper jika wilayah brosia dijuluki kota tilang, gara-gara oknum sih itu haghaghag

Advertisements

5 Comments

  1. Oknum tapi sdh merata.. ta… sy pernah balik mudik pakai mobil lewat cirebon ditilang, tak jelas alasannya, yang penting damai..damai itu indah, kalau ada uang!
    kata Gus Dur, di Indonesia hanya ada 3 polisi baik; 1. jend, Hoegeng, 2. patung polisi dan 3. polisi tidur 🙂

Comments are closed.