Bawa Tas Ransel Ditilang, Melanggar Pasal 225 Katanya… Pasal Ban Cadangan Itu, Ngawur

ktm indonesia

image

Lagi menjadi viral gambar di atas tentang penilangan biker yang bawa tas ransel di dek Honda BeAT-nya. Yang cukup menarik si biker menyebutkan bahwa oknum polisi yang menilangnya menyebut Ia melanggar PASAL 225. Pasal tentang apakah itu, oke kita gugling yuk…

Taraaa….

Ternyata bunyi pasal 225 adalah…

(1) Ban cadangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 223 huruf b, harus sesuai dengan ban yang digunakan pada kendaraan

(2) Ban cadangan yang dimaksud pada ayat (1) adalah ban yang bertekanan

(3) Ban cadangan dapat memakai ban cadangan yang ukurannya kurang dari ban kendaraan yang sedang digunakan dengan syarat ban tersebut adalah ban tubeless

HAAAAH??? Tentang ban cadangan bro, gak ada sama sekali menyinggung beban muatan atau bahkan tas ransel. Ada yang gak beres nih… Ya iyalah, bawa tas ransel koq ditilang, yo mesti gak beres. Maksudnya yang gak beres ini bisa si bikernya yang salah dengar atau oknum polisinya yang ngawur mengucapkan pasar pelanggaran. Hayooo… Kira-kira yang mana yok?

[display-posts tag=”cirebon” posts_per_page=”4″]

Memang seringkali kita harus geleng-geleng kepala sendiri melihat tingkah polah yang namanya oknum. Suka ngawur, namanya juga oknum. Tapi, khusus kejadian penilangan di Cirebon koq ya semakin ngawur saja ya, apakah oknum yang sama dengan tilangan LED depan NCB, lampu nyala sebelah R15 atau hingga shock usb yang dibilang modifan shock asli dibalik. Kalau tas ransel saja ditilang, pas mudik lebaran nanti adain aja operasi lalin sepanjang 24 jam, cepat naik haji dah si oknum #banyak duitnya.

Yang jelas Cirebon Kota Tilang makin kukuh disematkan dengan kejadian-kejadian penilangan oleh oknum-oknum tersebut.

Advertisements

4 Comments

  1. Bisa2 orang klo naik motor selain merk Honda bisa ditilang, karena polisi klo yang di sebut motor itu yang merk Honda.

Comments are closed.