Aleix Espargaro Ungkap Alasan Terima Pinangan Helm KYT

image
Aleix Espargaro nilai helm KYT Punya 6 kelebihan

KYT selaku merk helm buatan dalam negeri makin eksis saja di event balap sekelas MotoGP. Walau tidak lagi bekerja sama dengan pembalap Andrea Iannone, disinyalir karena tidak menemukan kesepakatan soal harga kontrak, namun di musim 2016 ini mereka mengikat salah satu pembalap papan atas dari Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro asal Spanyol. Aleix menjadi satu dari empat pembalap di semua jenjang MotoGP yang menggunakan helm buatan PT Tara Kusuma Indah.

Nama-nama lainnya adalah Xavier Simeon (Moto2), Simone Corsi (Moto2) dan Andrea Locatelli (Moto3). Xavier Simeon telah diikat sejak tahun lalu, jadi tahun ini adalah musim keduanya bersama KYT. Sementara itu, Simone Corsi walaupun pembalap namun profesi utamanya adalah seorang Polisi di Italia dan Andrea Locatelli adalah pembalap didikan dari legenda MotoGP, Max Biaggi di tim Leopard, juara dunia Moto3 tahun lalu.

image
Simone Corsi pembalap Moto2 juga diikat KYT

Jelas, pemilihan keempat pembalap tersebut oleh KYT bukanlah tanpa dasar. Khusus Aleix Espargaro, KYT menilai skill dan performa pembalap Suzuki tersebut cukup tinggi. Konsistensi Ecstar Suzuki di MotoGP musim lalu menjadikan Suzuki dan Aleix salah satu kandidat juara.

[display-posts tag=”motogp” posts_per_page=”4″]

“Aleix Espargaro dipilih karena kepercayaan pada Brand Suzuki di MotoGP yang mulai menampakkan keseriusannya dan berpeluang juara. “Dari statistik juara MotoGP, hanya 3 pabrikan yang mempunyai rekor terbanyak. Yamaha, Honda dan Suzuki. Dan menurut saya, dengan prestasi Aleix, Suzuki berpeluang kembali ke masa kejayaannya,” ucap Henry Tedjakusuma selaku Direktur PT Tara Kusuma Indah saat merilis pembalap KYT MotoGP di Zouk Club, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (31/1).

Lalu, mengapa pembalap sekaliber Aleix Espargaro mau menerima pinangan KYT untuk melindungi bagian kepalanya saat menggeber GSX-RR di musim 2016 hingga 2018 nanti?

image
Helm KYT Aleix Espargaro

Aleix menilai sebuah helm balap harus memiliki 6 faktor pendukung agar nyaman dan aman digunakan saat menggeber motor di lintasan yaitu material bagus, bobot ringan, kedap suara, visor bening, anti kabut dan pivot gear kuat. “Dan semua kelebihan itu, sudah dimiliki oleh KYT. Saya merasa sangat nyaman memakainya,” ungkap Aleix.

[display-posts tag=”suzuki-ecstar” posts_per_page=”4″]

Saat saya coba, helm KYT kedap. Mampu menghalau suara dari luar. Pivot gear bagus. Saya melakukan buka tutup visor dengan mudah. Saat kecepatan tinggi pun visor tertutup rapat. Dan paling mengesankan adalah anti kabut pada visornya. Saya coba saat hujan, tidak ada embun di visor. Padahal, saya tidak menggunakan penutup hidung saat balapan kondisi hujan,” tambah rider kelahiran 30 Juli 26 tahun silam itu.

image
Helm KYT ikat Aleix Espargaro sebagai brand ambassador

Sebagai informasi, pivot gear (engsel buka tutup visor) pada helm KYT Aleix sudah diujicoba buka tutup sebanyak 60 ribu kali. Antifog bekerja di bawah 30 detik dalam menyerap air sedangkan visibilitas visor telah diuji dengan menggunakannya sebanyak 20 ribu km di medan offroad. Wow… Benar-benar telah diuji sedemikian rupa hingga memenuhi syarat sebagai helm balap MotoGP yang terkenal serba cepat. Helm memang menjadi piranti keselamatan utama pada tubuh pembalap disamping pakaian balap, bahkan gara-gara helm yang kurang berkualitas seorang pembalap bisa memutus kontrak dengannya. Kasus Jorge Lorenzo dengan helm HJC asal Korea bisa menjadi contoh.

[display-posts tag=”aleix-espargaro” posts_per_page=”4″]

So, dengan makin eksisnya KYT di pentas MotoGP akan membawa imbas nama Indonesia akan makin dikenal dunia. Apalagi jika MotoGP 2017 jadi diselenggarakan oleh Indonesia, joss daah… Good Luck!

Credit: radarmotor.wordpress.com

Advertisements

9 Comments

Comments are closed.