Kelelahan Riding Jauh, Biker Asal Boyolali Tewas Di SPBU… Padahal Sebentar Lagi Akan Menikah!

image
Korban Eko Febriyanto tewas kelelahan

Riding jarak jauh memang membutuhkan persiapan matang dan tentu saja fisik yang kuat. Kalkulasi kebutuhan selama riding juga menentukan termasuk bisa mengukur seberapa mampu kita riding nonstop. Idealnya riding setiap 1,5-2 jam kita harus istirahat mengembalikan kondisi tubuh agar kembali prima. Jika tidak, maka resiko besar menanti seperti yang dialami biker asal Boyolali ini.

Adalah Eko Febrianto (28 tahun) pemuda asal Kentingan RT 05 RW VI, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Boyolali yang telah 10 tahun bekerja di Jakarta harus meninggal dunia di Semarang dalam perjalanan Bekasi-Boyolali yang berjarak sekitar 500an km. Dari merdeka.com disebutkan bahwa Eko meninggal diduga akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan dari Bekasi menggunakan sepeda motor V-Ixion putih dengan plat nopol AD 5070 UW.

Kronologinya, seperti diceritakan bro Angga Widianto, warga Kalilangse, Kota Semarang yang menemukan pertama kali kondisi Eko, saat itu sekitar pukul 15.30.

“Korban berhenti, terus turun dan melepas jas hujan. Lalu meletakkan jas hujan di atas sepeda motor. Setelahnya korban mengeluarkan handphone dan tiba-tiba terjatuh,” ujarnya di lokasi kejadian, Selasa (2/2) sore tadi.

Begitu terjatuh, lanjut Angga, korban langsung tidak sadarkan diri. Kemudian ia dan warga yang melihat kejadian tersebut berusaha memberi tahu keluarga korban dengan melihat nomor telepon di handphone korban. Saat itu, Angga berusaha menghubungi seseorang yang baru saja mengirim pesan singkat ke handphone korban.

[display-posts tag=”ragam” posts_per_page=”6″]

Petugas SPBU yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi pihak kepolisian, sebab baik Angga maupun semua yang melihat kejadian tidak berani melakukan tindakan apapun ke korban, takut terjadi hal-hal yang bisa lebih buruk lagi. Sekira pukul 16.30, tim Inafis Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan identifikasi. Tidak berselang lama, pihak keluarga korban juga tiba di lokasi dan ternyata korban sudah tidak bernyawa.

Ternyata menurut paman korban, Didik, keponakannya itu pulang ke Boyolali untuk meminta restu kepada orang tuanya untuk pernikahan yang tidak lama lagi akan dilangsungkan.

“Kabarnya mau menikah dengan pacarnya yang asal Bekasi. Kemarin bapaknya juga sudah mengurus surat-surat,” ujar Didik.

Ealaahh… Kasihan ya, semoga almarhum bro Eko mendapat tempat yang layak di sisiNYA dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran.

Credit: merdeka

Advertisements

Comments are closed.