Polisi Peras 3 Pemotor ABG Tanpa Helm Di Bukit Tinggi, Makin Buruk Saja Citra Kepolisian Nih…

Entah apakah kejadian oknum polisi nakal melakukan penilangan sesuka hati sudah sejak lama ada namun tidak terekspos karena internet belum semassive sekarang atau memang makin hari makin ke sini kelakuan oknum polisi makin banyak dan ngawur? Mulai dari Tilang Aneh di Cirebon, tilang masuk kampung di Subang hingga terbaru di Bukit Tinggi juga tersebar oknum polisi memeras 3 pemotor ABG yang tidak pakai helm.

image

Kejadian di Bukit Tinggi diangkat oleh akun facebook Joni Hermanto yang kemudian juga diulas, seperti biasa, mbah bons bonsaibiker. Bahkan ada videonya saat si pemotor diminta uang 300 ribu oleh oknum polisi. Makin buruk saja citra korpa baju coklat ini makin hari ya. Walaupun pelakunya mungkin hanya 0,00…% dari seluruh anggota kepolisian Indonesia, namun justru kesalahan seperti ini yang paling menarik diulas oleh news online, sosial media hingga blog. Bukan apa-apa, sebab mereka adalah institusi yang ditugaskan menjaga ketertiban, kenyamanan dan keamanan masyarakat. Lha koq kenyataannya justru meresahkan.

[display-posts tag=”tilang-aneh” posts_per_page=”4″]

Kembali ke kasus di atas. Oke, 3 pemotor ABG memang salah tidak pakai helm saat riding. Dan kondisi ini harus ditilang, sebab itu memang pelanggaran berlalu lintas. Namun, ketika si oknum mulai meminta sejumlah uang, padahal di tilang Ia cukup memberikan selembar surat tilang, baik mengaku salah atau tidak, maka hal itu sudah masuk penyimpangan. Ini sama saja dengan santri ketahuan nyolong sandal oleh sang ustadz, kemudian dihukum harus bayar uang agar dosanya dihapus. Apa kata dunia…

image

Ternyata masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh Kepolisian Republik Indonesia terkait kinerja dan watak para anggotanya. Karakter meminta-minta, menarget sejumlah uang hingga senang disuap tapi anti dikritik menjadi beberapa dari banyak hal yang harus dibenahi. Sampai saat ini di sekitar RA masih banyak pemotor yang pakai helm hanya gara-gara takut polisi, bukan karena takut nyawanya hilang jika jatuh. Dan bahkan banyak anak muda sekelas ABG yang justru bangga jika bisa “ngerjain” polisi di jalan raya. Misalnya saat bertemu polisi dan dikejar karena tidak pakai helm atau motor tidak lengkap, justru makin senang jika dikejar dan bisa meloloskan diri. Jadi kebanggaan saat cerita dengan kawan-kawan sebayanya. Jadi, citra dan pesona polisi masih buruk di sebagian rakyat kita, khususnya polisi jalan raya.

[display-posts category=”sekitar-kita” posts_per_page=”4″]

Ayolah pak polisi, kita ini butuh sampeyan, tanpa kalian kita merasa gak aman. Tapi, sampai saat ini entah mengapa justru jika melihat sampeyan justru malah rasa takut yang datang. Mengapa?

Advertisements

Comments are closed.