Motor Ini Paling Laris, Tapi Malah Dianaktirikan!

image

Bro, salah satu motor yang nyaris luput dari perhatian publik adalah Verza 150. Yoit, punya AHM nih. Ketika saudaranya mendapat perlakuan spesial mulai update model, update mesin hingga update rangka, si Verza ini justru tidak mendapat perlakuan apapun alias e dina ajelen dhibik (dibiarkan jalan sendiri). AHM seperti menganggap Verza ini anak tiri yang kurang kasih sayang. Benarkah?

Padahal Verza ini diam-diam ternyata menghanyutkan. Tanpa gembar-gembor setelah 3 tahun diluncurkan, hingga kini Verza menjadi motor sport (agak kurang sip sebenarnya menyebut Verza motor sport) paling laris dari AHM. Bahkan, ketika saudara-saudaranya sudah update sana-sini, di tengah lesunya ekonomi justru si Verza menjadi penyelamat muka AHM. Januari 2016 menjadi contoh. Di tengah menurunnya marketshare motor nasional, khususnya di segmen sport Verza muncul sebagai pahlawan Honda dengan menjadi motor sport terlaris. Memang masih jauh dari raihan Vixion, tapi justru yang seharusnya menjadi lawan head to head sang raja malah terkapar.

Namun, bukan tanpa alasan AHM seolah-olah menganak-tirikan Verza. Sebab, positioning Verza-lah yang membuat nih motor kurang kasih sayang. Mengutip pernyataan Margono Tanuwijaya, petinggi AHM, Verza adalah motor fungsional bukan style maka fungsinyalah yang dikedepankan bukan gaya. Analoginya mirip dengan handphone.

“Kita ambil contoh handphone…Ada 2 tipe konsumen,yang mementingkan fungsional & style….jika orang yang mementingkan fungsional sudah pasti pakai ponsel hanya untuk kebutuhan teleponan atau sekedar sms an saja…. jika sudah seperti itu,mereka pun pasti nya tak akan gonta ganti model…Beda lagi dengan mementingkan style,sudah pasti mereka akan mengganti ponsel di setiap ada ponsel model terbaru…. Jadi Verza ini lebih condong ke konsumen yang mementingkan fungsional di banding style, jadi tampilan nomer sekian” (mang saka)

Nah, jelas bukan… Verza seperti kurang perhatian karena memang positioningnya yang membuatnya dibiarkan apa adanya. Apalagi hingga saat ini tak ada satupun pabrikan Jepang yang berminat “menemani” si Verza, motor sport di bawah 20 jutaan Rupiah.

Advertisements

Comments are closed.